Bandar Lampung, Bukan Banda Kampung

Oleh: Gamel Siddiq,
Fisip Unsyiah

Lampung? Haah apaan tu? Kota? Apa kampung? “Kok gua gak pernah denger?”

Mungkin begitu ekpresi bagi sebagian besar orang di Indonesia tak mengenal kota ini yap kota kelahiran saya yaitu Bandar Lampung.

sama seperti tulisan Banda pada nama kota Banda Aceh, hanya bertambah “R” dibelakang kata “banda”.

Kota ini dikenal sebagai kota (Gajah) dan juga kota penghasil keripik pisang di Indonesia sebab banyak sekali gajah dan buah pisang di sana.

Kota yang diapit oleh Jakarta dan Palembang ini memiliki pelabuhan Bakauheni, Bandara Raden Intan dan juga Siger, lambang dari kota yang indah ini.

Siger ini sendiri bisa dikatakan seperti hiasan kepala atau makhota khas Lampung yang sering dipakai ketika pertunjukan seni di Lampung.

Kota ini memiliki sebuah kata yang menjadi acuan persatuan daerah Lampung yakni “sang bumi rughai jurai”.

Seperti halnya daerah lain yang memiliki budaya, adat dan bahasa yang khas, Lampung juga memiliki keistiewaan pula seperti memiliki bahasa lampung dengan “Aksara Lampung”nya.

Sayangnya, kini bahasa tersebut jarang dipakai dikarenakan banyaknya orang dari luar lampung yang datang ke Lampung untuk tinggal dan bekerja di sana.

Gak kalah dengan Aceh, Lombok, dan Raja Ampat yang dikenal memiliki destinasi alam yang indah, Lampung juga memiliki banyak pantai dan laut yang akhir-akhir ini booming di sosial media yap yaitu “Pulau Pahawang, Gigi Hiu, Teluk Kiluan” dan lainnya.

adi semua wisatawan yang datang ke Lampung tidak berpikir bahwa Lampung hanya terkenal sebagai kota Gajah dan kota penghasil keripik pisang saja, dan semoga dengan adanya tambahan destinasi indah di Lampung dapat menarik wisatawan baik dari dalam negeri maupun luar negeri.

Seiring perkembangn zaman dan teknologi pemerintah Lampung semakin gencar dalam membangun infrstruktur, tempat wisata, dan juga masih banyak lainnya untuk kepentingan masyarakat Lampung dan pendatang yang berkunjung.

EITTT satu lagi, Lampung juga memiliki semboyan yaitu lampung sebagai kota budaya yang bersih. Jadi, ayo lestarikan alam dan kebersihan kota kita semua ya kawan-kawan di seluruh Indonesia. Bandar Lampung, bukan Banda Kampung! Sekian!!!

Supervisi
Dr Siti Suriani Othman,
PhD. in Journalism (Nottingham Trent University),
Communication Programme,
Faculty of Leadership and Management,
Universiti Sains Islam Malaysia.