Jelang Pilpres, Danrem Teuku Umar Pastikan Prajurit TNI Netral

Sudirman Z/aceHTrend

ACEHTREND.COM, Meulaboh – Menjelang pemilihan legislatif dan pemilihan presiden 2019, Komandan Korem 012 Teuku Umar, Kolonel Inf. Aswardi, menegaskan seluruh prajurit TNI di wilayah hukumnya akan bersikap netral.

Hal itu ia sampaikan dalam pertemuan coffee morning dengan para wartawan di Aceh Barat yang berlangsung di Makorem 012 Teuku Umar di Meulaboh, Kamis (11/10/2018).

“Saya jamin seluruh prajurit dalam wilayah yang saya pimpin ini akan netral. Tapi manakala nanti kedapatan atau indikasi prajurit yang melanggar aturan, akan saya proses secara hukum, karena kami harus profesioanal,” kata Aswardi tegas.

Ia mengaku, telah menyampaikan hal tersebut kepada seluruh Kodim di jajarannya. “Sudah kita sampaikan jauh-jauh hari, melalui Komandan Kodim di wilayah hukum Korem 012 Teuku Umar. Jika saya dapat laporan dari masyarakat ada anggota kita yang melanggar, maka akan ditindak sesuai aturan hukum yang berlaku,” katanya.

Dalam sesempatan tersebut, Danrem juga menegaskan, pihaknya tidak mengizinkan bagi peserta pemilu atau kandidat manapun melakukan kampanye atau memasang alat peraga kampaye dalam lokasi asrama dan markas TNI. Karena hal tersebut menurutnya bisa mencederai nama baik institusi dan dianggap menyalahi aturan.

“Kalau masuk asrama jelas tidak boleh. Tapi kalau dia hanya melintas depan asrama atau di jalan raya ya nggak ada masalah,” katanya.

Danrem melanjutkan, terkait pengamanan pemilu yang akan berlangsung 17 April 2019 mendatang, TNI akan hadir sebagai pihak yang mengamankan. Sedangkan mekanisme pengamanan semuanya mengikuti mekanisme dari pihak kepolisian.

“Kehadiran kita nanti sebagai BKO. Mekanismenya semua kita serahkan kepada polisi. Kita siapkan kekuatan berapa orang butuh siap kita turunkan,” ujarnya.[]

Editor : Ihan Nurdin