Pansus DPRA Diskusikan Sasaran RPJMA Bersama Bappeda

Dahlan Jamaluddin

ACEHTREND.COM, Banda Aceh – Tim Pansus DPRA kembali melakukan pembahasan lanjutan RPJMA dengan tim Badan Perencanaan Pembangunan Aceh (Bappeda) untuk membahas Bab VI tentang strategi kebijakan dan arah pembangunan Aceh ke depan, Rabu sore (10/10/201).

“Kita berdiskusi terkait dengan sasaran tujuan dan strategi program kebijakan Aceh lima tahun ke depan, serta target tahunan yang mau dicapai secara tematik yang akan dituntaskan, kita juga diskusikan program setiap tahunan sampai tahun 2022,” kata Ketua Tim Pansus RPJMA, Dahlan Jamaluddin, saat ditemui aceHTrend di gedung DPRA, Kamis (11/10/2018).

Menurut Dahlan, dokumen RPJMA tersebut masih menuai banyak kritikan mengenai tujuan, sasaran, dan strategi yang dinilai masih kabur.

“Ke depan harapan kita terhadap perencanaan ini mulai dari visi misi, tujuan, sasaran, strategi, arah kebijakan, program dan kegiatan, dalam dokumen perencanaan dan kegiatan baik output dan outcome yang akan dijalankan oleh Pemerintah Aceh di masing-masing SKPA itu betul-betul inline semua, itu yang kita diskusikan, dan masukan-masukan kita ditampung untuk diperbaiki oleh tim RPJMA Pmerintah Aceh,” katanya.

Setelah pembahasan Bab VI selesai, selanjutnya akan dilakukan pembahasan secara maraton untuk bab-bab berikutnya. Dahlan berharap pembahasan bisa selesai akhir Oktober atau awal November dan bisa diqanunkan.

“Kita bongkar semua sehingga dapat kunci persoalannya, nanti ketika bicara-bab bab berikutnya akan lebih mudah, kita pastikan semua data terakhir harus tersedia, datanya pasti ada karena semua kegiatan ada dilakukan oleh pemerintah, di semua sektor ada datanya,” sebut Dahlan.

Ia berharap semoga semua sektor bisa diproyeksi untuk lima tahun ke depan, baik dari sisi pertumbuhan ekonomi, pengurangan angka kemiskinan dan pengangguran, hingga kesehatan dan pendidikan. Hal ini menjadi bahasan RPJMA agar dirumuskan dengan tuntas.

“Dua bab berikutnya akan kita percepat, setelah itu akan kita sinkronisasikan kembali dengan tim eksekutif, setelah itu baru kita buat RDPU.”[]

Editor : Ihan Nurdin