Wakaf Sumur untuk Warga Pedalaman Aceh Utara

Oleh: Rahmat Aulia*

Petir dan hujan lebat menyambut kedatangan tim Global Wakaf pada Sabtu sore itu (6/10/2018). Menggunakan mobil minibus, perlahan kami menerebos hujan dan melewati jalanan berlubang yang tergenang air menuju Gampong Alue Seumambu, Kecamatan Cot Girek, Kabupaten Aceh Utara.

Perjalanan menuju lokasi tersebut sebenarnya dapat ditempuh dalam waktu 30 menit dari simpang Lhoksukon bila kondisi jalannya bagus. Namun, hujan deras dan kondisi jalan yang rusak menyebabkan kami membutuhkan waktu sekitar satu jam lebih untuk mencapai lokasi.

Begitu sampai di lokasi, kami langsung melihat sumur wakaf yang sudah dibangun Global Wakaf untuk warga setempat yang mayoritas bekerja sebagai petani sawit.

“Pembangunan sumur wakaf di gampong ini sudah dilakukan sejak akhir Juli lalu. Saat ini kita sedang melakukan pengecekan langsung terhadap fungsi sumur wakaf ini. Alhamdulillah, sumur wakaf berjalan bagus dan masyarakat di sini sangat terbantu,” ujar Laila, dari Tim Program Global Wakaf Aceh.

Laila menjelaskan, di desa yang dihuni sekitar 565 jiwa ini, air bersih menjadi komoditas yang mewah dan langka sejak lahan di sana dikelilingi oleh perkebunan sawit.

Hal ini diamini oleh Asnawi selaku tokoh Gampong Alue Seumambu. “Masyarakat selama ini pakai air parit (saluran buangan) yang bercampur dengan limbah pabrik sawit. Tidak ada pilihan lain karena sumber air sangat sulit,” ungkap Asnawi.

Pembangunan sumur wakaf juga melihat aspek kebutuhan masyarakat setempat, sehingga manfaat sumur yang dibangun dirasakan oleh masyarakat luas.

“Di Aceh sendiri kita sudah memulai wakaf sumur di dua titik, yang pertama di Sabang dan kedua di Gampong Alue Seumambu ini. Kenapa kita memilih gampong ini karena memang kebutuhan air bersih di sini sangat mendesak. Sebelum membangun sumur, tim kita akan turun untuk survei kelayakan, berhubung ketersediaan sumur wakaf ini masih sedikit jadi dalam pemilihan ini akan sangat selektif. Kita akan memilih gampong-gampong yang memang sangat membutuhkan sumur,” ucap Laila.

Program Wakaf Sumur dari Global Wakaf merupakan wakaf yang dikelola dalam bentuk penyediaan sumur beserta kelengkapannya. Sehingga, sumur dapat mengalirkan air yang layak dikonsumsi dan dimanfaatkan untuk menopang kehidupan masyarakat, khususnya mereka yang tinggal di daerah yang sering dilanda kekeringan, tidak memiliki akses air bersih yang layak, jauh dari sumber air, dan sebagainya.

Pembangunan sumur wakaf ini diharapkan memberi solusi tanggap darurat ketika terjadi kekeringan sekaligus menjaga ketersediaan air bersih dan air untuk kebutuhan hidup secara terus-menerus.

Selain di Aceh, program ini sudah dilakukan beberapa daerah di seluruh Indonesia yang dilanda kekeringan dan kesusahan air bersih. Daerah-daerah tersebut seperti di Gunungkidul, Blora, dan daerah pelosok Indonesia lainnya. Global Wakaf ACT akan terus berikhtiar untuk mengaliri air bagi masyrakat yang membutuhkan.[]

*Rahmat Aulia adalah Marketing Communication Aksi Cepat Tanggap Cabang Aceh