Bagaimana Membedakan Benjolan Kanker atau Kelenjar Susu?

ilustrasi

Kesadaran wanita akan kanker payudara sudah mulai terlihat meningkat. Salah satu caranya adalah dengan periksa payudara sendiri atau SADARI.

Dalam memeriksa payudaranya, seringkali wanita kebingungan dalam membedakan benjolan di payudaranya, karena bisa jadi tumor, kanker, atau justru hanya kelenjar susu. Akibatnya banyak yang mengabaikan atau malah parno.

Menurut spesialis onkologi radiasi, dr Yuddi Wahyono, spOnk, Rad, untuk membedakannya benjolan kanker atau kelenjar susu dilihat dari ukurannya. Jika semakin hari makin membesar, maka harus dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

“Pokoknya konsep dari SADARI. Lihat dulu dari perabaan, kalau ada sesuatu yang dicurigai misal perbedaan bentuk, kenyalnya, bergerak atau tidak, perbedaan warna kulit, atau ada benjolan yang dalam waktu tertentu semakin membesar, segera bawa ke rumah sakit jalani pemeriksaan medis untuk lebih tahu kejelasannya,” ujarnya pada acara Komunitas Peduli Kanker Payudara di salah satu rumah sakit di Jakarta Selatan, Sabtu (13/10/2018).

Jika benjolan dirasa tidak semakin bertambah besar atau tidak bergerak, kemungkinan itu hanya kelenjar susu biasa. Namun ingat, SADARI ini harus rutin dilakukan setiap bulannya agar kita tahu apakah ada benjolan yang muncul.

“Intinya jika ada yang benjolan atau sesuatu yang dicurigai segera lakukan pemeriksaan,” tutupnya.[]

Sumber : detik