Psikososial Melalui Pelibatan Penyintas Bencana di Dapur Umum

Seorang ibu sedang menampi beras di Posko ACT Sindue Tobata, Kamis, 1 November 2018. @aceHTrend/Ihan Nurdin

ACEHTREND.COM, Palu – Posko Aksi Cepat Tanggap (ACT) Wilayah Sindue Tobata di Kabupaten Donggala melibatkan kaum perempuan di sekitar posko untuk membantu para relawan di dapur umum yang dibuka sejak beberapa hari lalu.

Ketua Posko Wilayah Sindue Tobata, Zulfakar Sidik, mengatakan cara ini termasuk proses psikososial yang ACT lakukan untuk memulihkan trauma masyarakat penyintas bencana.

“Kalau mereka saling mengobrol sambil melakukan aktivitas bersama, mereka akan terhibur,” ujar Zulfakar kepada aceHTrend saat berkunjung ke posko yang beralamat di Jalan Trans Sulawesi, Alindau, Sindue Tobata, Kabupaten Donggala, Kamis siang (1/11/2018).

Di posko ini, setiap pagi ibu-ibu mulai melakukan rutinitasnya sejak pukul tujuh pagi hingga selesai waktu makan siang. Setiap harinya mereka memasak untuk 500-600 porsi makanan untuk didistribusikan kepada masyarakat korban bencana gempa di enam desa yang ada di kecamatan itu.

Masing-masing mereka melakukan tugas yang berbeda, seperti ada yang bertugas membersihkan beras, memotong sayur, menanak nasi, dan membuat lauk-pauk lainnya. Setelah selesai dimasak, nasi dan lauk tersebut kemudian dibungkus, baru didistribusikan oleh para relawan.

“Setiap desa masing-masing mendapatkan seratus porsi makanan yang diantarkan langsung ke pemukiman warga,” kata Zulfakar.

Untuk bahan baku masakan, dua hari sekali para relawan berbelanja ke Kota Palu. Selain harga yang lebih ekonomis, ketersediaan barang-barang kebutuhan dapur di Kota Palu juga lebih lengkap.

Adapun enam desa yang mendapat distribusi makanan siap santap tersebut, yaitu Alindau, Tamarenja, Sindosa, Oti, Jipaso dan Desa Sikata.[]

KOMENTAR FACEBOOK