IMM Minta Panwaslih Aceh Besar Perketat Pengawasan Pemilu 2019

ACEHTREND.COM, Jantho – Ketua Umum Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Kabupaten Aceh Besar, Rahmad Kurniadi, meminta Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih) untuk memperketat pengawasan pemilu 2019 mendatang.

Pasalnya kata dia, hampir semua kontestan pemilu, baik calon presiden, DPR RI, DPD RI, DPRA dan DPRK sudah bergerak mengampanyekan diri mereka, salah satunya dengan cara menggunakan Alat Peraga Kampanye (APK).

“Sekarang Di Aceh Besar, APK kandidat sudah mulai menjamur ditempel hampir di semua lorong-lorong kecil. APK yang tidak sesuai penempatan itu seharusnya bisa ditertibkan oleh Panwaslih agar tidak mengganggu keindahan dan kenyamanan lingkungan,” ungkap Rahmad lewat siaran pers yang diterima aceHTrend, Kamis (8/11/2018).

Rahmad menyebutkan, penempatan APK yang tidak sesuai dan melanggar aturan tersebut terlihat tetap berdiri kokoh tanpa ada penindakan dari pihak Panwaslih.

Selain itu, katanya, Panwaslih juga harus mengawasi para Aparatur Sipil Negara (ASN) dan perangkat gampong yang terlibat dalam politik praktis. Sebab, katanya, tidak tertutup kemungkinan aparatur negara itu masuk dalam tim sukses di pemilu 2019. Jangan sampai mereka melanggar UU Nomor 7 Tahun 2017 karena tidak bersikap netral.

“Panwaslih Aceh Besar harus berani menindaklanjuti pelanggaran yang ada, baik itu mengenai APK maupun mengenai keterlibatan ASN dan aparatur gampong dalam politik praktis. Berikan sanksi pada mereka yang melanggar sesuai aturan yang berlaku,” pintanya.

Secara kelembagaan dirinya berharap, Panwaslih Aceh Besar benar-benar memegang teguh semboyan yang sering diutarakan oleh pihak pengawas pemilu yang menyebutkan, “bersama rakyat awasi pemilu, bersama Bawaslu tegakkan keadilan pemilu”.

“Maka harus betul-betul direalisasikan dalam pengawasan tahapan-tahapan dalam pemilu ini, jangan sampai ada tebang pilih dalam melakukan pengawasan. Kalau Panwaslih tidak bisa menegakkan keadilan dalam pemilu, lalu kepada siapa lagi rakyat harus percaya bahwa proses pemilu benar-benar terselenggara secara adil dan transparan,” ujarnya.[]

Editor : Ihan Nurdin