Dishub Ajukan Perpanjangan Landasan Pacu Bandara Kuala Batu Abdya

Ilustrasi landasan pacu bandara @thinkstock

ACEHTREND.COM, Blangpidie – Dinas Perhubungan Aceh Barat Daya mengajukan perpanjangan landasan pacu atau runway Bandara Kuala Batu di Kecamatan Susoh, Aceh Barat Daya. Landasan pacu bandara tersebut saat ini masih sepanjang 1.200 meter. Bandara ini pernah berjasa dalam pendistribusian logistik di wilayah barat selatan Aceh ketika tsunami pada 2004 silam.

“Pembangunan runwaynya sudah kita ajukan ke kementerian melalui koordinasi provinsi sepanjang 600 meter. Namun kita mengalami kendala di anggaran pembebasan tanah,” ungkap Kadishub Abdya, Rahwadi, kepada awak media, Kamis (8/11/2018).

Lebih jelas terkait hal itu, Sekretaris Dishub Abdya, Muhammad Ali mengatakan, tujuan perpanjangan runway Bandara Kuala Batu tersebut agar pesawat jenis Fokker bisa turun dan lepas landas di bandara itu. Untuk itu, pemerintah daerah harus membebaskan lahan masyarakat seluas 8,5 hektare.

“Namun APBK kita masih minim, maka proses pembebasan lahan terkendala. Dan di tahun ini kita juga ada mengajukan perpanjangan runway,” katanya.

Muhammad Ali mengisahkan, bandara yang dimiliki Kabupaten Nagari Breuh Sigupai itu merupakan bandara yang memiliki jasa besar bagi Indonesia. Pasalnya, melalui bandara itulah pendistribusian bantuan kemanusiaan disalurkan di saat Aceh porak poranda dihantam Tsunami.

“Waktu itu kurang lebih 80 kali per harinya pesawat mondar-mandir di Bandara Kuala Batu, termasuk pesawat jenis snock milik Amerika Serikat juga pernah mendarat menyalurkan bantuan kemanusian untuk korban tsunami,” sebutnya.

Pihaknya meminta agar Pemerintah Pusat turun tangan dalam hal membebaskan lahan runway. Mengingat letak bandara Kuala Batu sangat strategis.

“Selain dekat dengan Kota Blangpidie, kawasan bandara juga jauh dari pemukiman penduduk. Kalau dari segi keamanan cukup mendukung dan didukung dengan lahan yang ada,” katanya.

Menurut Muhammad, jika runway bandara diperpanjang menjadi 1.800 meter, pesawat jenis Fokker bisa mendarat di Kabupaten Abdya, sebab luasnya sudah mengimbangi Bandara Cut Nyak Dhien Nagan Raya.

“Apabila ada kegagalan take off di Bandara Cut Nyak Dhien, pesawat bisa landing di Bandara Kuala Batu Abdya,” pungkas mantan Kepala Bandara Kuala Batu itu.[]

Editor : Ihan Nurdin