Ulfa Hayati Sabet Perunggu di Kejurnas Anggar

Ulfa Hayati @ist

ACEHTREND.COM, Blangpidie – Ulfa Hayati (20), asal Gampong Pante Perak, Kecamatan Susoh, Kabupaten Aceh Barat Daya berhasil meraih perunggu di Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Anggar Tingkat Kadet Junior yang diselenggarakan di stadion Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta Pusat, pada 1-7 November 2018.

Dalam kejurnas itu, Ulfa Hayati bertanding dalam kejuaraan anggar sabel putri junior yang diikuti oleh para peserta se-Indonesia.

Kepada aceHTrend, Ketua anggar Abdya, Suriyanto, Jum’at (9/11/2018) menyebutkan, keberhasilan Ulfa dalam meraih perunggu pada kejurnas berkat kerja keras serta keyakinan Ulfa dalam berlatih. Selain itu, Ulfa juga dinilai anak yang memiliki bakat dalam bidang anggar.

“Ulfa mulai menggeluti anggar sejak tahun 2012. Dan dia merupakan anak berprestasi. Dulu di Kejurda 2013 dia berhasil meraih medali emas, di pra PON anggar Jawa Barat berhasil meraih medali perunggu. Sementara di kejurnas PPLP dia berhasil meraih medali perak, dan terakhir di Pora Aceh Timur dia berhasil meraih medali perak,” ungkap Suriyanto.

Suriyanto mengatakan, keberangkatan Ulfa ke Jakarta Pusat merupakan tanggungan dari Pemerintah Provinsi Aceh. Sebab, Ulfa lulus seleksi ditingkat provinsi. Sementara Suriyanto sendiri, dia harus mengeluarkan anggaran sendiri untuk mendampingi Ulfa dalam pertandingan anggar kejurnas.

“Semua tanggungan keberangkatan Ulfa ditanggung Pemerintah Aceh, sementara saya selaku Ketua Anggar Abdya harus mengeluarkan uang sendiri untuk berangkat, karena tidak dibiayai oleh Pemkab Abdya. Kata mereka tidak anggaran,” sebutnya.

Namun demikian, kata Suriyanto, meski dirinya tidak diberikan anggaran dalam keberangkatan itu, namun dia merasa puas atas keberhasilan yang diperoleh oleh anggar Abdya, yang sedikit tidaknya bisa mengharumkan nama Kabupaten Nagari Breuh Sigupai ditingkat Pusat.

Terakhir dia berharap, ke depan pemerintah daerah harus peka terhadap cabang olahraga (cabor) yang ada di Abdya.

“Minimalnya pemerintah harus mengalokasikan anggaran dan lebih peduli terhadap cabor di Abdya, sehingga prestasi yang dimiliki oleh putra-putri Abdya dapat dikembangkan kearah lebih baik, dan mereka juga termotivasi,” harap Suriyanto.[]

Editor : Ihan Nurdin