Fungsionalisasi Kawasan Industri Aceh Ladong Sudah Tidak Ada Halangan Berat Lagi

ACEHTREND. COM, Banda Aceh – Kawasan Industri Aceh (KIA) di Ladong, Krueng Raya sudah tidak ada halangan lagi untuk segera dikelola oleh Perusahaan Daerah Pembangunan Aceh (PDPA) setelah aset KIA diserahkan kepada Deperindag.

Dengan operasionalnya KIA Ladong maka investor dari berbagai negara sudah bisa bangun pabrik di lokasi yang disiapkan, yaitu KIA Ladong, Aceh Besar. Untuk tahap awal sudah ada perusahaan dari Korea Selatan yang menjajaki untuk membangun pabrik pengelohan jagung.

Hal tersebut terungkap dalam peninjauan lapangan bersama yang dilakukan oleh Bappeda, BPKA, Pertanahan, Perkim, DPMPTSP, PDAM Aceh Besar, Tenaga Ahli Gubernur, TP2KIA dan Asisten II Setda Aceh serta pihak PDPA sendiri.

Dalam rapat capaian kinerja TP2KIA disepakati tiga hal. Pertama, pengelolaan aset harus segera diselesaikan sesuai ketentuan yang berlaku.

“Kedua, untuk pekerjaan fisik diharapkan bisa selesai di tahun 2019, jadi tahun 2020 tidak ada lagi pekerjaan fisik, ” kata Taqwallah, Asisten II Setda Aceh, Jumat (9/11).

Ketiga, rapat juga memutuskan peralihan aset KIA Ladong yang saat ini di BPKA akan diserahkan ke Disperindag dan diharapkan selesai tanggal 16 November 2018.

“Untuk persiapan administrasi penyerahan aset, sudah disiapkan drafnya dan kami sudah teken, ” kata Jamaluddin, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Aceh.

Saat ini KIA Aceh juga sudah memperoleh izin usaha kawasan Industri dari Pemerintah Pusat yang dikeluarkan tanggal 19 Oktober 2018.

Sebelumnya, tanggal 7 Agustus 2018 juga sudah terbit Keputusan Gubernur Aceh No. 050/1056/2018 tentang Penetapan Kawasan Industri Aceh Gampong Ladong, Kecamatan Mesjid Raya, Kabupaten Aceh Besar.

Dari total lahan seluas 66 ha, lahan yang belum dibebaskan adalah 23 ha. Sementara beberapa pekerjaan yang masih harus dilanjutkan adalah pembangunan jalan dan drainase dalam kawasan, pembangunan lampu penerangan jalan dan kawasan dan pematangan lahan, serta verifikasi dari Pemkab Aceh Besar terkait IUKI.

“Jika ada investor yang ingin masuk, sudah bisa dilakukan penjajakan untuk pembanguan pabrik di KIA Ladong, ” kata Kepala Bappeda, Azhari Hasan.