Dikabarkan Berselisih dengan Warga, Nurdianto Sebut Hal Itu Sengaja Dibesar-besarkan

Dari kiri, Nurdianto, Budianto Darmawan, Keuchik Barmawi dan Ketua Tuha Peut Gampong Lhang di kediaman Barmawi, Minggu (25/11/2018). (aceHTrend/Masrian Mizani).

ACEHTREND.COM, Blangpidie – Kabar berselisihnya Ketua Komisi A DPRK Abdya, Nurdianto, dengan warga Gampong Lhang, Kecamatan Setia, Budi Darmawan pada Sabtu malam (24/11/2018) terus merebak hingga sampai ke telinga awak media. Kabar yang beredar, Nurdianto telah memukul Budi Darmawan.

Namun saat ditemui aceHTrend di rumah Keuchik Gampong Lhang, Barmawi, siang tadi, Minggu (25/11/2018), baik Nurdianto maupun Budi Darmawan membantah perihal kabar tersebut. Nurdianto menyanggah dan mengatakan bila kejadian yang sebenarnya bukan seperti yang berkembang di masyarakat.

“Tidak ada pemukulan, Budi ini saudara saya juga. Awalnya Budi dan Nasir terjadi cekcok terkait pekerjaan, kebetulan ada saya di situ. Saya ingin jadi penengah, agar cekcok itu disudahi oleh mereka. Namun, Budi bilang ke saya dengan nada yang agak kurang pas, karena saya saudara dia dan juga lebih tua dari dia, saya ingatkan dia agar menghargai,” kata Nurdianto.

Nurdianto mengatakan, kabar yang berkembang di kalangan masyarakat Abdya termasuk adanya pembantingan kursi, menurutnya itu juga tidak benar. Ia menilai kabar itu sengaja dibesar-besarkan apalagi di musim politik menjelang pemilu 2019.

“Kursi aja tidak ada di situ, mau banting apa?” ujar Nurdianto sembari tertawa.

Sementara itu, Keuchik Gampong Lhang, Barmawi, mengatakan pihaknya sudah memanggil kedua belah pihak yang diduga terjadi perselisihan untuk dimintai keterangan. Dari keterangan keduanya, kata Barmawi, tidak seperti isu yang dikembangkan di kalangan masyarakat Abdya.

“Kita sudah mendengar penjelasan dari keduanya. Dan semalam mereka juga sudah damai. Itu cuma kesalahpahaman saja. Kalau benar itu terjadi, mungkin sudah dilapor ke polisi oleh Budi,” ungkapnya.

Barmawi berpesan agar informasi yang belum tentu kebenarannya tidak disebarluaskan oleh masyarakat Abdya, sebelum melakukan cross check langsung pada pihak yang bersangkutan. Apalagi informasi itu dapat merugikan orang lain.

“Kita kan tau, sekarang ini informasi cepat tersebar lewat media sosial. Maka saya sebagai Keuchik Gampong Lhang berpesan agar jangan menyebarkan informasi tanpa tau titik persoalannya. Dalam isu ini, saya tegaskan tidak ada seperti informasi yang berkembang di kalangan masyarakat, karena ini cuma salah paham saja,” kata Barmawi.[]

Editor : Ihan Nurdin