IGI Aceh Apresiasi Rencana Pemberian Insentif Guru SMA, SMK, dan SLB

ACEHTREND.COM, Banda Aceh– Sehubungan adanya rencana Pemerintah Aceh untuk memberikan insentif kepada para Guru PNS SMA, SMK, dan SLB pada tahun 2019 sebesar Rp.500.000/bulan/orang, mendapat apresiasi dari Ikatan Guru Indonesia (IGI) Wilayah Aceh.

Rencana ini juga mendapat respon positif dan suka cita oleh semua guru SMA, SMK, dan SLB di daerah-daerah seantero Aceh.

Ketua IGI Wilayah Aceh melalui Sekretaris Umumnya Fitriadi kepada AceHTrend, Sabtu (1/12/2018) menyebutkan, pihaknya mewakili kalangan guru PNS SMA/SMK dan SLB memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas kebijakan Pemerintah Aceh melalui Dinas Pendidikan untuk meningkatkan dan memberikan kesejahteraan pada guru-guru di Aceh.


“Rencana pemberian insentif untuk guru SMA, SMK, dan SLB sebagaimana tertuang dalam KUA PPAS tahun 2019 yang diusulkan Dinas Pendidikan Aceh dan sudah ditandatangani bersama oleh pihak eksekutif dengan legislatif, menunjukkan bahwa Pemerintah Aceh memiliki niat baik untuk mensejahterakan para guru,” ujar Fitriadi.


Fitriadi menambahkan, IGI Wilayah Aceh sudah berulang kali menyampaikan keluhan masalah insentif guru SMA/SMK/SLB kepada Pemerintah Aceh, baik melalui eksekutif maupun legislatif, dan sekarang sudah kelihatan titik terangnya.


“Alhamdulillah, ini membuktikan bahwa Pemerintah Aceh masih peduli dengan guru,” tuturya. 

Menurut Fitriadi, dengan adanya perhatian terhadap kesejahteraan guru, mudah-mudahan bisa menjadi salah satu pendongkrak semakin meningkatnya kinerja guru.

Sehingga program Aceh Carong yang digagas pemerintah Aceh dapat berjalan maksimal.

Fitriadi mengajak semua guru agar mendoakan rencana ini berjalan mulus. Dan dalam sidang paripurna di DPRA nanti, tidak lagi ada kendala.

“Pemberian insentif kepada guru PNS SMA/SMK dan SLB di bawah naungan Dinas Pendidikan Aceh dapat direalisasikan pada tahun 2019,” harap Fitriadi.

Sementara itu, Muslim seorang guru SMK kepada AceHTrend mengatakan, guru-guru bersyukur atas niat baik pemerintah Aceh untuk mengucurkan kembali tunjangan guru yang sebelumnya sudah terhenti.

“Dengan adanya insentif ini, semangat guru dalam proses belajar mengajar semakin meningkat,” pungkas Muslim.[]

KOMENTAR FACEBOOK