Bupati Dulmusrid Buka MTQ Aceh Singkil di Suro

ACEHTREND.COM, SINGKIL—Bupati Aceh Singkil, Dulmusrid, secara resmi  membuka Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-34 tahun 2018 tingkat Kabupaten Aceh Singkil yang dipusatkan di Kecamatan Suro sebagai tuan rumah, Senin (3/12/2018).

Sebelum pembukaan, sore harinya digelar pawai ta’aruf masing-masing kontingen dari 11 kecamatan plus kontingen perusahaan yang terdapat di Aceh Singkil.

Pembukaan MTQ ditandai dengan penyerahan piala bergilir MTQ dari Camat Gunung Meriah, kepada bupati. Kemudian dari bupati diserahkan kepada Camat Suro untuk diperebutkan dalam MTQ ke-34.

Dilanjutkan pemukulan beduk oleh bupati yang didampingi Muspida plus sebagai tanda dimulainya MTQ hingga satu pekan ke depan.

Bupati Aceh Singkil Dulmusrid dalam sambutannya mengatakan, pada hakikatnya, kegiatan MTQ bertujuan untuk mensyi’arkan Islam melalui Al-Quran.

Namun sekarang ini, banyak warga yang menjadikan MTQ sebagai ajang untuk memotivasi diri, meningkatkan pemahaman, penghayatan, dan pengamalan isi kandungan Al-Quran.

Karena tujuannya MTQ sangat positif, bupati menyambut baik dan memberikan apresiasi yang setingi-tingginya terhadap ini.

Apalagi MTQ ke-34 tingkat Kabupaten Aceh Singkil ini, kata bupati, akan dijadikan sebagai momentum kebangkitan umat Islam, yakni menjadikan warga Aceh Singkil yang qurani.

“Mari kita jadikan Al-Quran sebagai pegangan dan pedoman dalam menciptakan tatanan kehidupan yang lebih harmonis,” ajak Bupati Dulmusrid.

Khusus kepada para ulama dan tokoh masyarakat, bupati meminta, supaya senantiasa membimbing, membina, dan menyerukan warga agar menjaga kedamaian dan kesejukan di di tengah-tengah warga.

Tidak ada konflik. Dan kita terhindar dari perbuatan yang memecah belah ukhuwah islamiyah dan ukhuwah basyariah.

Kepada peserta MTQ, bupati minta menampilkan kemampuan terbaiknya. “Raihlah prestasi dengan niat baik dan tetap menjunjung tinggi sportifitas,” ujar bupati.

Salah seorang dewan hakim MTQ, Ustaz Samsuddin kepada AceHTrend mengatakan, dalam MTQ ke-34 ini, ada delapan cabang yang diperlombakan.

Yaitu, cabang tilawatil Quran golongan putra putri, kemudian cabang hifzil Quran golongan putra putri, cabang, Qiraat Sab’ah, dan tartil Quran.

Selanjutnya cabang fahmil Quran putra putri, cabang syarhil Quran putra putri dan khathil Quran golongan putra putri serta MMQ.

“Hanya delapan cabang yang diperlombakan pada MTQ ke-34 di Suro,” sebutnya.[]