Rekrutmen Tenaga Kerja KEK Arun Diharapkan Perhatikan Kuota Perempuan

ACEHTREND.COM, Lhokseumawe – Ketua Umum Korps HMI-wati (Kohati) Cabang Lhokseumawe, Riza Putri Novia, mengatakan kehadiran KEK Arun harus menjadi otoritas ekonomi regional yang akan memberikan efek berganda dan mempunyai peluang besar bagi masyarakat Aceh, terutama tenaga muda di Kota Lhokseumawe dan Aceh Utara.

Ia juga mengatakan, dalam proses rekrutmen tenaga kerja nantinya pihak pengelola harus memberikan porsi yang cukup bagi keterlibatan tenaga kerja perempuan.

“Sebagai perempuan, kita ingin tidak ada perbedaan antara kuota laki-laki dan perempuan dalam rekrutmen nantinya. Kita harus sama-sama bersaing dengan cara bersaing sehat, harus real dan terbuka,” katanya kepada aceHTrend, Senin (3/12/2018).

Putri menambahkan, nantinya yang dipekerjakan di kawasan industri tersebut sesuai dengan keahlian masing-masing, baik dari tenaga kerja laki-laki maupun perempuan.

“Kami juga dari perempuan menginginkan kesetaraan antara laki-laki dan perempuan dalam kapasitas berkerja. Jika memang kaum perempuan mampu, bisa, dan itu bidangnya, why not?”

Menurutnya, kehadiran KEK Arun mempunyai beberapa manfaat, di antaranya terjadinya sinergisitas antara BUMN dan BUMD di Aceh, terciptanya lapangan kerja baru di Aceh, baik yang berbasis keahlian khusus maupun yang tidak, serta meningkatkan potensi devisa.

“Aceh juga akan menjadi salah satu leading dalam industri migas, petrokimia, agroindustri, pelabuhan, dan logistik di Indonesia.[]

Editor : Ihan Nurdin

KOMENTAR FACEBOOK