Akses Bereunuen – Tangse Kembali Putus

Kondisi lalu-lintas di kawasan jalur Blangkeujren-Kutacane, yang putus akibat tanah longsor, Selasa (20/11/2018). (Ist)

ACEHTERND.COM, Banda Aceh – Hujan lebat yang mengguyur Kecamatan Tangse, Kabupaten Pidie pada Rabu sore (05/12/2018) menyebabkan debit air sungai meningkat dan mengakibatkan banjir.

Menurut Informasi yang dihimpun dari Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh, Teuku Ahmad Dadek, menyampaikan banjir terjadi pada pukul 19.23 WIB Rabu malam.

Akibatnya, jalan lintas Beureunuen – Tangse di KM 45 kembali putus total sepanjang 150 meter di Desa Blang Bungong, Tangse.

“Kami sedang melakukan pendataan dan koordinasi dengan dinas terkait agar persoalan ini cepat ditangani,” kata Ahmad Dadek saat dijumpai di ruang kerjanya di kawasan Simpang Lima Banda Aceh, Kamis (06/12/2018).

Ahmad Dadek menjelaskan semula jalan tersebut sudah diperbaiki karena disebabkan banjir pada 16 November lalu, namun ini kembali terputus karena belum adanya penahan tebing sungai dan normalisasi aliran sungai.

Kondisi saat ini kata dia, air sudah berangsur surut tetapi kendaraan belum bisa dilalui baik roda dua maupun roda empat, karena belum ada penanganan dari dinas terkait.

“Akibatnya masyarakat dalam beraktivitas melalui jalan putar melalui Desa Pulo Seunong Paya Guci Tangse,” tutur Ahmad Dadek.[]

Editor : Ihan Nurdin