Peserta Pemilu Diminta Tertibkan APK

ACEHTTREND.COM, Blangpidie – Panwaslu Kecamatan Tangan-Tangan, Kabupaten Aceh Barat Daya meminta peserta pemilu 2019 untuk menertibkan Alat Peraga Kampanye (APK) yang dipasang di wilayah tersebut. Pasalnya, banyak APK yang dipasang dinilai melanggar aturan, seperti di kendaraan umum.

“Kita sudah memetakan dan melakukan pendataan APK yang tersebar di Kecamatan Tangan-tangan. Pendataan ini untuk mencegah potensi pelanggaran pemasangan APK. Dari pantauan Panwaslu, terdapat sejumlah APK yang melanggar aturan pemilu,” ungkap Kordiv Pengawasan dan Hubungan Luar Panwaslu, Rusman, Jumat (7/12/2018).

Rusman menjelaskan, ketentuan pemasangan APK ini telah diatur dalam PKPU Nomor 23, 28, dan 33 Tahun 2018. Pemasangan APK dilarang di tempat ibadah, rumah sakit atau tempat pelayanan kesehatan, gedung milik pemerintah, BUMG, dan sejenisnya.

Dalam peraturan itu, katanya, APK juga dilarang dipasang di lembaga pendidikan, halte, rambu-rambu lalu lintas, jembatan, dan pohon pelindung. Jumlah APK juga dibatasi.

“APK yang melanggar aturan akan kita tindaklanjuti dan kita sampaikan ke peserta pemilu agar ditertibkan. Jika tidak, Panwaslu sendiri yang akan mengambil tindakan,” ujarnya.

Rusman menyebutkan, dalam kontestasi pemilu 2019, peserta pemilu hanya boleh memasang maksimal tiga baliho di setiap desa. Sementara parpol hanya boleh memasang lima spanduk di setiap desa.

“Mari sama-sama kita saling menjaga dan menaati peraturan, sehingga akan hadirnya pemilu yang bermartabat dan berkualitas di Aceh Barat Daya, khususnya Kecamatan Tangan-Tangan,” imbau Rusman.[]

Editor : Ihan Nurdin