Istri dan Anak Abuya Tengku H Amran Waly  Ceramah di Singkil

ACEHTREND.COM – Rateb Seribe dan Pengkajian Tauhid Tasawuf mewarnai peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad Saw 1440 H di Pantai CPO, Desa Pulo Sarok, Aceh Singkil, Sabtu (8/8/2018). 

Hadir sebagai penceramah peringatan maulid yang digelar ibu-ibu P2T dan MPTT-I Cabang Aceh Singkil itu, adalah istri Abuya Tengku Syekh H Amran Waly, Ummi Nailis atau sering disapa dengan ummi Darussalam.

Plus hadir pula anak beliau, Tengku Abati Sabriwaly yang datang dari Pesantren Darussalam Labuhan Haji, Aceh Selatan.

Ummi Darussalam dalam tausiahnya mengatakan, tauhid tasawuf adalah salah satu upaya kita untuk membersihkan diri dari perbuatan-perbuatan syirik dan perbuatan munkar lainnya.

Dalam kesempatan itu, ia juga mengajak umat senantiasa menggantungkan segala urusan kepada Allah Swt. Bukan pada manusia.

Ini dimaksudkan, agar umat Islam dapat selalu bersama Allah dalam perbuatan, dan ucapan. Bukan hanya sekadar pengakuan atau pemikiran.

Sehingga petunjuk, hidayah, dan bantuan Allah akan lebih mudah diperoleh dalam menjalankan hidup dan kehidupan. Baik hidup berumah tangga maupun bermasyarakat. Urusan dunia, maupun akhirat.

“Dengan pengkajian tauhid tasawuf, Insya Allah kehidupan dalam masyarakat akan berubah menjadi lebih baik,” ujarnya.

Kegiatan tersebut dihadiri ribuan jamaah dari Majelis Pengkajian Tauhid Tasawuf  Indonesia (MPTT-I) Cabang Aceh Singkil, ibu-ibu pencinta tauhid-tasauf yang tergabung dalam P2T.

Tak ketinggalan pula hadir para santri dari berbagai pesantren di Aceh Singkil. Juga para pejabat Pemkab Aceh Singkil.

Selain jamaah dari Kota Singkil, juga datang dari Kuala Baru, Singkil Utara, Gunung Meriah, termasuk pimpinan pesantren dan tokoh masyarakat.

Jamaah umumnya, memakai pakaian putih-putih sehingga pantai siang itu terlihat memutih.

Sebelum dilangsungkan tausiah, jamaah melaksanakan rateb seribe, melantunkan zikir kalimat Lailaha Illallah dan ayat-ayat tayibah lainnya.[]