Dua Pelaku Pencabulan Anak di Lhokseumawe Dicambuk 100 Lecutan

Terdakwa pelaku pencabulan terhadap anak di Lhokseumawe, yang berinisial D, meringis kesakitan. (Mulyadi Pasee/aceHTrend)

ACEHTREND.COM,Lhokseumawe- Dua pelaku percabulan terhadap anak menjalani hukuman cambuk sebanyak 100 kali yang dilaksanakan di Stadion Tunas Bangsa, Kota Lhokseumawe, Rabu (12/12/2018).

Kedua terdakwa tersebut yaitu D dan UH, mereka melanggar pasal 34 Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014 Tentang Hukum Jinayat. Mereka dicambuk masing-masing 100 kali di muka umum.

Kepala Seksi Tindak Pidana Umum , Kejaksaan Negeri Lhokseumawe, Isnawati menyebutkan kedua terhukum cambuk itu telah memiliki kekuatan hukum tetap, sehingga esekusi cambuk bisa dilaksanakan.

Amatan awak media di lokasi, terhukum pertama dipanggil oleh kejaksaan yakni D, baru menjalani lima kali cambukan, terhukum langsung merasa kesakitan dan meminta untuk di istirahat sebentar di ambulance. Karena D sudah minta jeda, kemudian  hukuman cambuk dilakukan terhadap UH dengan 100 kali cambukan.

Setelah itu, giliran terhukum D dipanggil kembali untuk melanjutkan kembali sisa hukuman cambuknya. Setiap kena lecutan cambuk, D selalu meringis. tapi kali ini ia sukses menyelesaikan 100 kali lecutan.

Setelah dicambuk, keduanya masih menjalani hukuman lainnya. D dihukum 42 bulan penjara dan UH 60 bulan penjara, dikurangi dengan massa penahanan,” ujar Isnawati.