Ketua DPRA Janji Tindak Lanjut Tuntutan Guru Honorer

Ketua DPRA Sulaiman bersama perwakilan guru honorer @aceHTrend/Taufan Mustafa

ACEHTREND.COM, Banda Aceh – Dewan Perwakilan Rakyat Aceh akan segera menindaklanjuti tuntutan para guru honoer yang sudah puluhan tahun mengabdi agar diangkat sebagai PNS. DPRA juga akan memanggil pihak terkait untuk merumuskan tuntutan para guru tersebut.

“Terkait pengaduan guru honorer ini akan segera ditindaklanjuti, termasuk akan memanggil Plt Gubernur Aceh dan Kepala Dinas Pendidikan, untuk duduk bersama membahas persoalan ini,” kata Ketua DPRA, Sulaiman, saat ditanyai wartawan usai pertemuan dengan perwakilan guru honorer di ruang rapat Ketua DPRA, Rabu (12/12/2018).

Menurutnya, para guru honorer ini meminta untuk diangkat menjadi PNS dan menolak sistem Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) yang diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 49 Tahun 2018 tentang Manajemen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja.

“Mudah-mudahan bisa terkabul, karena sayang juga kalau dilihat perjuangan para guru-guru yang sudah tua ini, sementara batas umur menjadi PNS hanya di bawah 35 tahun, ini juga akan dibahas kembali bersama gubernur dan pihak terkait,” katanya.

Selanjutnya kata Sulaiman, DPRA akan mengagendakan pertemuan dengan Plt Gubernur.

Dalam pertemuan bersama para guru tersebut, Ketua DPRA berharap mereka akan terus mengawal proses ini. Ia juga mengatakan ruangan kerjanya selalu terbuka bagi siapa pun.

“Nanti, kalau datang jangan rame, perwakilan saja, pintu ruang saya terbuka lebar bagi siapa pun,” ujar Sulaiman sambil bercanda.

Sementara itu, perwakilan guru honorer Cut Iklima Hamid yang bertemu dengan Ketua DPRA mengatakan sambutan dari ketua legislatif sangat bagus. Ia juga akan mengawal upaya tindak lanjut yang telah dijanjikan Ketua DPRA dalam pertemuan itu.

“Saya akan terus mengawal kegiatan ini sampai tuntas, kita dalam aksi ini menolak P3K dan meminta guru honorer yang telah mengabdi puluhan tahun, dan usianya juga sudah tua, agar diangkat menjadi PNS. Saya juga sudah memperjuangkan aspirasi para guru honorer ini ke tingkat nasional beberapa waktu lalu, saya yang mewakili Aceh,” katanya.[]

Editor : Ihan Nurdin

KOMENTAR FACEBOOK