Pembangunan Tol Pertama Aceh Dimulai, Begini Profil Lengkap Tol Sigli Banda Aceh

ACEHTREND.COM, Banda Aceh – Presiden RI Joko Widodo melakukan groundbreaking jalan tol Sigli Banda Aceh atau tol “Sibanceh” di Blang Bintang.

Tepat pukul 17.40 Wib Presiden Jokowi menekan bel groundbreaking. Beberapa traktor disisi venue langsung mulai bekerja, menandai rekontruksi tol Sibanceh dimulai.

Menurut Jokowi, dahulu ketika jalan tol Sumatera dari Bakauhuni mulai dibangun, tidak ada orang percaya. Tapi dalam bulan Desember 2018 ini, akan diresmikan dan siap dipakai.

“Selanjutnya, secara bertahap seluruh Sumatera hingga Banda Aceh akan selesai dibangun pada 2024. Maka akan ada 2000 Km tol Sumatera. Insyaalah dengan dukungan pemerintah Kabupaten dan Propinsi seluruh sumatera akan tersambung dengan tol,” kata Jokowi, Jumat (14/12).

Jokowi tiba dilokasi groundbreaking pukul 17.00 wib. Jokowi turun dari mobil dan memasuki ruang tempat beberapa display proyek yang akan diresmikan.

Sebelum melakukan groundbreaking dan peresmian, Jokowi mengamati foto-foto proyek jalan tol, area KEK Arun, masjid At Taqarrub, underpass Beurawe, flyover Simpang Surabaya, serta update rekonstruksi Pijay sambil mendengarkan penjelasan dari Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah, serta pejabat terkait.

Setelah 30 menit Jokowi segera beranjak ke venue utama dimana para tamu undangan dari berbagai kalangan dan pejabat Aceh telah menunggu.

Tanpa duduk lagi, Jokowi langsung ke panggung utama menempati tempat duduk. Mc langsung mempersilahkan Plt Gubernu Aceh, meyampaikan laporan.

“Plt Guberur Aceh Nova Iriansyah menyampaikan optimisme rakyat Aceh menyambut dukungan pembangunan Pemerintahan Jokowi. Selanjutnya menyampaikan laporan teknis Jalan tol Sibanceh, serta mempersilahkan Presiden Jokowi melakukan “groundbreaking” secara resmi,” kata Wiratmadinata, Jubir Pemerintah Aceh, langsung dilokasi acara, Jumat (14/12).

Pelaksanaan kerja kontruksi jalan tol Sibanceh memang bisa dilangsungkan, setidaknya untuk sepanjang 6,92 KM di 2 kecamatan, yaitu Blang Bintang dan Montasik.

Peta jalan tol Sigli Banda Aceh

Penelusuran aceHTrend, untuk mendukung pekerjaan jalan tol sudah diumumkan peta bidang dan daftar nominatif sebanyak 3.586 bidang tanah unt 10 kecamatan (78 desa) yang ada di Kabupaten Aceh Besar dan Kabupaten Pidie.

Dari 10 kecamatan tersebut, 8 kecamatan telah dilakukan penilaian harga tanah dan dilanjutkan dengan musyawarah bentuk ganti kerugian di 4 kecamatan, yaitu Blang Bintang, Montasik, Indrapuri, dan Kuta Cot Glie.

“Dua kecamatan yaitu Blang Bintang dan Montasik sudah dilakukan pembayaran/ganti kerugian bidang tanah,” kata Afi dari PPK I Pengadaan Tanah Jalan Tol Sibanceh I, Jumat (14/12).

Total bidang tanah yang sudah dilakukan pembayaran saat ini sebanyak 144 bidang tanah dari total bidang 3.586, atau seluas 55,34 hektar dari total luas lahan 755,2 ha dan dengan total realisasi dana sebesar Rp 17,56 Milyar.

Dari total bidang tanah sebanyak 204 bidang di Blang Bintang dan Montasik, yang sudah dilakukan pembayaran sebanyak 144 bidang.

“Sisa bidang yang belum bayar sebanyak 60 bidang tanah, terdiri dari 16 bidang masih dalam proses Kasasi di MA dan 44 bidang masih dalam status tanah sengketa antar warga,” kata Afi.

Gambaran umum pembebasan lahan Tol Sibanceh di Blang Bintang – Montasik. Ilustrasi aceHTrend

Sebagaimana diketahui, jalan tol Sibanceh yang akan dikerjakan oleh PT Hutama Karya dengan biaya kontruksi mencapai Rp12,534 triliun ini terdiri dari 6 susun.

Simpang susun Blang Bintang, tempat dilakukan ground breaking salah satu dari 6 simpang susun jalan tol yang panjangnya mencapai 74 Km.

Lima simpang susun lainnya adalah simpang susun Kuta Baro, Indrapuri, Jantho, Seulimum dan Padang Tiji.

Jalan tol Sigli Banda Aceh yang diperkirakan selesai masa kontruksinya tahun 2021 ini terdiri dari 6 seksi.

Seksi 1 Padang Tiji – Seulimum sepanjang 25,7 Km, seksi 2 Seulimum – Jantho 6,3 Km, seksi 3 Jantho – Indrapuri 6 km, seksi 4 Indrapuri – Blang Bintang 13,5 Km, seksi 5 Blang Bintang – Kuta Baro 7,7 Km, dan seksi 6 Kuta Baro – Baitussalam 4,8 Km.

Untuk tahun 2018 – 2019 dilakukan kerja pembebasan lahan, berikutnya dilakukan tahapan kontruksi. Khusus sepanjang 6,92 KM di 2 kecamatan, yaitu Blang Bintang dan Montasik sudah langsung bisa dikerjakan paska groun breaking oleh Presiden Jokowi.

Untuk seksi lainya, pekerjaan kontruksi akan dimulai Januari 2010. Sepanjang tahun 2019 akan difokuskan untuk melakukan pembebasan lahan.

Jalan tol Sibanceh dengan jumlah lajur 2 x 3 (tahap akhir) dengan lebar lajur 3,6 meter ini akan mendukung kenderaan dengan laju kecepatan 100 Km/jam.

KOMENTAR FACEBOOK