Benih Padi IF8 Dongkrak Hasil Panen Petani di Nisam

Geuchik Gampong Meunasah Rayeuk, Kecamatan Nisam, Aceh Utara, Munirwan, @aceHTrend/Mulyadi Pasee

ACEHTREND.COM, Lhoksukon – Bibit padi IF8 menjadi produk unggulan Gampong Meunasah Rayeuk, Kecamatan Nisam, Aceh Utara. IF8 bahkan sudah memperoleh juara dua tingkat nasional dari Kementerian Desa dalam pengelolaan Dana Desa di bidang pemberdayaan ekonomi masyarakat.

“Kesuksesan yang diperoleh berkat motivasi hasil kerja sama Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Aceh (LPMA) dengan memberikan bantuan bibit padi IF8 dari Bogor yang menghasilkan panen 11,9 ton/ha pada musim tanam pertama 2017,” kata Geuchik Meunasah Rayek, Munirwan, kepada acehtrend, Selasa (18/12/2018).

Untuk juara pertama diperoleh Kabupaten Indramayu, Provinsi Jawa Barat yang menghasilkan padi hingga 14 ton per hektare dari bibit padi IF8.

Bibit padi ini kata Munirwan, sudah dijadikan produk unggulan gampong yang merupakan salah satu prioritas penggunaan Dana Desa 2017/2018 yang dikelola oleh Badan Usaha Milik Desa/BUMDes Makmu Sejahtra.

“Di tahun 2018 ini kita beli 150 sak dengan berat per sak 5 kg, kemudian kita berikan kepada seluruh petani yang ada di Gampong Meunasah Rayeuk, sedangkan di tahun 2019 ini kita akan anggarkan untuk pupuk,” katanya.

Sementara itu, produksi bibit IF8 sudah dilakukan di sejumlah kabupaten/kota, yakni Kota Langsa, Kabupaten Bireuen, Kabupaten Aceh Selatan, Kabupaten Pidie, Kabupaten Pidie Jaya, Kabupaten Aceh Utara, dan Kabupaten Aceh Jaya.

“Dengan adanya Dana Desa mengantarkan semangat kehadiran BUMDes dalam mengelola ekonomi desa. Salah satu program prioritas presiden tentang swasembada pangan hasilnya dapat langsung dirasakan masyarakat Gampong Meunasah Rayek dan sangat terbantu serta jelas pemanfaatan yang dirasakan sejak adanya Dana Desa,” ujarnya.[]

Editor : Ihan Nurdin

KOMENTAR FACEBOOK