ACEHTREND.COM, Karangbaru – Latihan perang hutan yang telah dijalani selama 14 hari oleh ratusan prajurit dan dilaksanakan Yonif Raider Khusus 111 telah selesai. Danyonif Raider Khusus 111 Letkol Inf Guruh Tjahyono M.I.Pol pagi tadi resmi menutup latihan perang hutan tersebut di Lapangan Apel Mayonif Raider Khusus III di Tualang Cut, Aceh Tamiang, Senin (24/12/2018)
Latihan perang hutan tersebut yang diikuti oleh ratusan prajurit merupakan latihan dalam satuan yang dilaksanakan selama 14 hari sebelumnya pada triwulan IV 2018, dengan metode materi teknis, taktis, dan drill pur.
“Adapun tujuan latihan tersebut, antara lain untuk memelihara serta meningkatkan kemampuan prajurit serta penguasaan teknik dan taktik pertempuran hutan, dalam mengantisipasi segala bentuk ancaman dan tantangan di masa yang akan datang sehingga dapat mendukung pelaksanaan tugas pokok satuan,” ujar Letkol Guruh melalui siaran pers yang diterima aceHTrend.
Latihan perang hutan ini merupakan penjabaran dari program kerja tahun anggaran 2018 untuk meningkatkan profesionalisme prajurit satuan tempur, dalam menjalankan tugas pokok sesuai dengan kebijakan pimpinan, sehingga dapat diaplikasikan saat dihadapkan pada kemungkinan perkembangan ancaman di lapangan.
“Untuk meningkatkan kemampuan prajurit agar mampu melaksanakan tugas operasi di hutan dan meningkatkan kemampuan satuan pada pelaksanaan operasi perang hutan, diperlukan peningkatan kemampuan dengan menyelenggarakan latihan perang hutan bagi satuan tempur jajaran Brigif 25/Siwah Kodam Iskandar Muda, sehingga akan terbentuk kemampuan prajurit infanteri yang profesional, andal, dan mampu mengatasi tuntutan tugas di segala bentuk medan dan cuaca secara cepat yang senyap,” ujarnya.
Letkol Guruh juga menyampaikan apresiasi serta terima kasih kepada seluruh penyelenggaran dan pelaku latihan dengan kerja sama yang baik latihan tersebut bisa berjalan lancar, aman dan sukses.[]
Editor : Ihan Nurdin