Peringati 14 Tahun Tsunami, Nelayan Abdya Tidak Melaut

Ilustrasi nelayan @aceHTrend/Masrian Mizani

ACEHTREND.COM, Blangpidie – Para nelayan di Kabupaten Aceh Barat Daya hari ini libur melaut dan melakukan doa bersama untuk mengenang peristiwa dahsyat tsunami 14 tahun lalu, Rabu (26/12/2018).

Haikal (37) salah seorang nelayan Gampong Pulau Kayu, Kecamatan Susoh mengatakan, tidak melautnya dijadwalkan selama satu hari penuh.

“Sejak kemarin sore para nelayan sudah tidak turun ke laut, ini kesadaran kita untuk mengenang musibah itu,” ujarnya.

Sementara itu, Panglima Laot wilayah Abdya Hasanuddin mengatakan, pihaknya tidak lagi mengeluarkan semacam imbauan bagi nelayan atas pelarangan melaut. Namun, katanya, para nelayan sendiri dengan penuh kesadaran memilih untuk tidak beraktivitas di laut setiap 26 Desember.

“Kita tidak mengeluarkan imbauan larangan lagi, ini kesadaran kita bersama, kalau pun ada nelayan yang melaut berarti orang yang tidak sehat,” katanya.

Hasanuddin menyebutkan, pada saat gempa yang disusul tsunami 26 Desember 2004 lalu, banyak nelayan dan keluarganya menjadi korban. Terutama mereka yang tinggal di pinggiran pantai.

“Oleh karena itu, nelayan sudah bersepakat pada setiap 26 Desember ada pantangan untuk melaut. Pantangan melaut tersebut sama dengan setiap Jumat, hari raya Idulfitri, Iduladha, serta hari-hari besar lainnya,” jelasnya.

Hasanuddin mengajak agar para nelayan mengisi hari 26 Desember ini dengan berzikir, membaca Alquran, dan doa bersama untuk memperingati hari tsunami.[]

Editor : Ihan Nurdin

KOMENTAR FACEBOOK