Pemko Subulussalam Benahi Objek Wisata Makam Syekh Hamzah Fansuri

ACEHTREND.COM, SUBULUSSALAM–Sehubungan makam Syekh Hamzah Fansuri yang berada di Kota Subulussalam telah menjadi situs cagar budaya dan distenasi wisata,  Pemerintah Aceh bersama Pemko Subulussalam belum lama ini, memugar komplek pemakaman tersebut.

Bahkan, tahun 2019 bakal dilakukan perluasan area makam dan dibangun berbagai fasilitas bagi  para penziarah. Hal ini disampaikan Sekretaris Daerah Kota (Sekdako) Subulussalam, H Damhuri SP MM kepada AceHTrend, Rabu (26/12/2018).

Fasilitas yang bakal dibangun itu, tambah Damhuri, antara lain, tugu Syekh Hamzah Fansuri, tempat parkir, ruang terbuka hijau, dan  fasilitas lainnya.

“Pembangunan fasilitas itu, untuk memberikan kenyamanan dan memanjakan para penziarah yang akhir-akhir ini jumlahnya terus meningkat,” ungkap Damhuri.

Hal ini dilakukan, tambahnya, sebagai upaya pemerintah dalam meningkatkan jumlah destinasi wisata religi di Kota Subulussalam dan Aceh umumnya. Menurut Damhuri, potensi wisata di Kota Subulussalam sangat potensial.

Namun, belum dikelola dengan baik. Karena itu pihaknya, akan terus mengelola, membenahi, dan menyempurnakan destinasi wisata yang ada.

Di samping destinasi wisata dijadikan sebagai tempat rekreasi dan edukasi. Juga sebagai sarana untuk meningkatkan Pendapat Asli Daerah (PAD). Plus penambah pendapatan ekonomi masyarakat.

Berkaitan dengan itu, Sekda menyebutkan, warga Subulussalam patut berbangga dan bersyukur kepada Allah Swt. Dengan adanya Syekh Hamzah Fansuri di Oboh-Subulussalam, syiar Islam kala itu, bisa berkembang hingga seantero nusantara.

Sebab, Hamzah Fansuri adalah sosok ulama, dai, penyair, dan ahli tasawuf Aceh yang mumpuni dan  bertalenta.

Sebagai upaya menghargai jasanya, pemerintah RI telah menganugerakan Bintang Budaya Parama Dharma yang diserahkan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.[]