UPTD Pelabuhan Ulee Lheue Tambah Trip Kapal ke Sabang

Antrean penumpang kapal di Pelabuhan Ulee Lheue Banda Aceh, Selasa (25/12/2018) @aceHTrend/Taufan Mustafa

ACEHTREND.COM, Banda Aceh – Kunjungan wisatawan ke Pulau Weh, Sabang sejak 23-24 Desember 2018 mengalami lonjakan drastis hingga 50 persen dari hari-hari biasa. Tingginya arus wisatawan membuat pihak pelabuhan menambah trip kapal untuk mengangkut wisatawan. Meski begitu, kunjungan tahun ini cenderung turun dari akhir tahun 2017.

Kepala UPTD Pelabuhan Ulee Lheue Banda Aceh, Rusmansyah, kepada aceHTrend siang tadi mengatakan, berbeda dengan dua hari sebelumnya, hari ini terjadi penurunan wisatawan yang ingin menyeberang ke Pulau Weh.

“Karena ada peringatan tsunami dan 27 Desember kembali masuk kerja, perkiraan kami akan kembali melonjak pada 29-30 Desember saat libur tahun baru,” ujar Rusmansyah, Selasa (25/12/2018).

Sejak 23 Desember, pihaknya menambah trip kapal lambat dari tiga trip sehari menjadi empat trip. Sementara kapal cepat hanya ditambah pada hari Sabtu saja, juga menjadi empat trip.

“Sementara sekarang terjadi arus balik dari Sabang sejak Senin kemarin, untuk itu hanya kapal lambat yang ada penambahan sampai empat trip karena penumpangnya agak rame. Kalau kapal cepat tiga trip, berangkatnya pukul delapan, sepuluh, dan empat sore. Ke depan kita belum tahu, tergantung kondisi di lapangan, kalau memungkinkan terjadi lonjakan penumpang, tetap akan dilakukan penambahan trip, kapal lambat sudah maksimal empat trip,” katanya.

Saat ini kata Rusmansyah, ada lima unit kapal yang beroperasi, yakni dua kapal lambat, Tanjung Burang dan kalap BRR, dan tiga kapal cepat, yaitu Ekspres Bahari 2 F, Bahari 8 B, dan Cantika 89.

“Dari pantauan kami untuk pengunjung pada akhir tahun 2018 ini agak berkurang daripada tahun sebelumnya. Mungkin karena ada musibah tsunami di Banten beberapa waktu lalu yang menjadi pengaruh, kalau turis mancanegara masih seperti biasa, hanya wisatawan lokal yang berkurang, kebanyak wisatawannya dari Sumatera Utara,” katanya.

Rusmansyah mengimbau wisatawan yang ingin menyeberang ke Sabang agar tertib. Baik itu saat membeli tiket maupun saat berada di kapal, serta tidak boleh lebih dari kuota penumpang yang sudah ditentukan.

“Untuk harga tiket tidak ada kenaikan, masih stabil, harga untuk kapal cepat sekitar Rp80 ribu untuk yang ekslusif dan VVIP Rp100 ribu. Kalau kapal lambat sebesar Rp27 ribu dan biaya kendaraan roda dua Rp32 ribu dan mobil Rp206 ribu,” kata Rusmansyah.[]

Editor : Ihan Nurdin

KOMENTAR FACEBOOK