Sungai Sikabu, Tempat Liburan Asyik di Samadua

@aceHTrend/Yelli Sustarina

ACEHTREND.COM, Tapaktuan – Di awal tahun tentunya bertepatan dengan tanggal merah dan hari libur. Biasanya di hari libur waktu yang tepat untuk bersantai sambil menikmati berbagai macam objek wisata. Namun, uang adalah satu kendala bagi yang mempunyai penghasilan pas-pasan sehingga banyak yang memutuskan liburan di rumah saja.

Akan tetapi, tidak untuk masyarakat di daerah Samadua dan sekitarnya yang berada di Aceh Selatan. Di sini terdapat objek wisata Sungai Sikabu yang airnya cukup jernih dan langsung mengalir dari pegunungan. Asyiknya tidak perlu mengeluarkan biaya apa pun kemari, bahkan untuk parkir pun tidak ada. Kamu bisa bersantai sepuasnya menikmati sejuknya air yang dikelilingi oleh pepohonan rimbun dan hijau.

Lokasi sungai ini berada di Gampong Gunung Ketek, Samadua, Aceh Selatan. Jaraknya hanya lima kilometer dari badan jalan nasional Meulaboh – Tapaktuan. Bila kamu berada di Tapaktuan, kamu hanya membutuhkan waktu 30 menit untuk sampai ke lokasi pemandian Sungai Sikabu. Biasanya tempat ini ramai dikunjungi pada hari libur, terutama bagi masyarakat yang tinggal di daerah sekitarnya.

Tempat ini juga dijadikan sebagai tujuan berkumpul bagi komunitas atau masyarakat yang membuat acara makan-makan atau kenduri kecil. Di sepanjang sungai terdapat bebatuan dan tempat yang bisa digunakan untuk masak-memasak. Biasanya mereka yang datang ke mari mengadakan acara masak-memasak dan setelahnya mandi di sungai yang bisa menampung banyak orang.

Sungainya mengalir deras, jadi tidak perlu khawatir airnya terkontaminasi dengan kotoran atau najis. Hanya saja, kamu perlu berhati-hati ketika mandi di sini supaya tidak terseret arus sungai. Namun, ada juga lokasi pemadian yang arus sungainya tidak begitu deras dan dangkal, tinggal kamu pilih tempat mana yang cocok bagimu di sepanjang Sungai Sikabu.

Bila musim durian tiba, kamu bisa melihat di sepanjang sungai terdapat pohon durian dengan buahnya yang banyak dan besar-besar. Durian Sikabu ini juga terkenal dengan kelezatan dagingnya, tidak heran bila sedang musim durian tempat ini menjadi serbuan bagi pencinta durian. Harga yang ditawarkan di tempat ini pun juga tergolong murah dibandingkan durian yang berada di pasaran. Bahkan bila ada durian jatuh dan kamu sedang berada di lokasi itu, pemilik durian kadang memberikan secara ikhlas ke siapa saja yang mengambil durian jatuh tersebut.

Sungguh tempat ini begitu asri dan belum banyak terjamah oleh tangan jahil manusia. Sungai Sikabu yang mengalir di sepanjang pegunungan Sikabu tersebut bisa dinikmati oleh siapa saja yang ingin menikmatinya. Hanya saja kamu perlu memperhatikan kearifan lokal dari daerah masyarakat yang tinggal di daerah tersebut.

Terutama untuk masalah sampah, kamu tidak boleh meninggalkan sampah plastik di lokasi Sungai Sikabu. Kemudian bagi pasangan nonmahram tidak dibolehkan pergi berdua-duaan ke tempat ini karena masyarakat setempat tidak ingin daerah mereka dirusak oleh perbuatan yang melanggar syariat Islam. Sejauh kamu bisa menjaga dan menghormati kearifan lokal di tempat tersbut, maka kamu bisa menikmatinya secara gratis.[]

Editor : Ihan Nurdin

KOMENTAR FACEBOOK