Hanya 5 Persen Tanah di Bumi yang Belum Dimodifikasi

Konstruksi bangunan di wilayah Givat Zeev, dekat Yerusalem, Tepi Barat (VOA)

ACEHTREND.COM, Washington DC- Menurut laporan yang diterbitkan oleh Global Change Biology, tanah di bumi yang belum dimodifikasi oleh manusia hanya tersisa 5 persen. Selebihnya telah mengalami pengolahan dengan berbagai tujuan.

Demikian dilaporkan oleh Aljazeera.Com, yang dikutip aceHTrend, Jumat (11/1/2019). Dalam laporan tersebut juga disebutkan, lebih dari setengah tanah di bumi tergolong dalam terancam punah.

Menurut lembaga yang berbasis di Amerika Serikat itu, 84 persen tanah di bumi telah dimodifikasi oleh manusia untuk kepentingan permukiman, pertanian, pertambangan dan hal-hal lainnya.

Christina Kennedy, ilmuwan senior di The Nature Conservancy dan salah satu penulis laporan itu, mengatakan bahwa banyak risiko muncul ketika tanah alami terkikis oleh pembangunan.

“Bahayanya adalah bahwa persentase dunia yang lebih besar dimodifikasi, sampai batas tertentu, oleh manusia,” kata Kennedy.

“Kita akan melihat lebih banyak masalah bencana terkait perubahan iklim, yang diperburuk oleh pembangunan.Kita akan kehilangan banyak layanan yang disediakan alam untuk manusia, apakah itu air bersih atau layanan mitigasi banjir atau penyerbukan untuk pasokan pangan global kita,” katanya.

Berdasarkan klasifikasi International Union for Conservation of Nature, 57 persen ekoregion – seperti hutan, padang rumput, dan padang pasir – dapat digolongkan sebagai terancam punah, kata laporan itu.

Peningkatan regulasi dan perencanaan lanskap proaktif diperlukan untuk mengurangi dampak lingkungan dari pembangunan dan menjaga ekosistem yang sehat, kata laporan itu.

Editor: Muhajir Juli

KOMENTAR FACEBOOK