Anas M Adam Kunjungi Balai Diklat Keagamaan Aceh

Direktur Pembinaan Guru Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI, Drs Anas M Adam MPd (baju putih) saat mengunjungi Kampus Balai Diklat Keagamaan (BDK) Provinsi Aceh di Jln. Syiah Kuala no. 116 Jambo Tape Banda Aceh, Jumat (11/1/2019).

ACEHTREND.COM, Banda Aceh – Putra Aceh yang kini menjabat sebagai Direktur Pembinaan Guru Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI Anas M Adam mengunjungi Kampus Balai Diklat Keagamaan (BDK) Provinsi Aceh di Banda Aceh, Jumat (11/1/2019).

Kunjungan tersebut untuk melihat perkembangan BDK Aceh terkait dengan penelitian disertasi yang sedang dilakukan Anas M Adam. Selain itu ia berharap dapat bekerja sama dengan BDK Aceh nantinya.

Anas berjanji akan berupaya menyuarakan ke lembaga terkait di Jakarta mengenai harapan para ASN BDK Aceh. Ia juga akan menyampaikan kepada Kanwil Kemenag Aceh.

Dalam pertemuan itu, Anas M Adam dan Kepala BDK Aceh Salman Al Farisi juga membicarakan mengenai upaya membangun gedung BDK Aceh yang representatif untuk pendidikan dan pelatihan ASN Kementerian Agama di Provinsi Aceh.

“Terkait dengan pembangun gedung BDK Aceh, Insyaallah akan saya bicarakan dan sampaikan kepada pejabat terkait di Jakarta. Semoga saja akan segera terwujud,” kata Anas M Adam.

Gedung yang berfungsi sebagai pusat perkantoran, asrama, dan ruang belajar itu sebuah keniscayaan yang diharapkan secepatnya dapat diwujudkan.

Kepala BDK Aceh Salman Al Farisi menyampaikan bahwa untuk membangun gedung BDK tersebut Pemerintah Aceh telah menghibahkan tanah seluas 10,7 hektare di Kuta Malaka, Kabupaten Aceh Besar.

“Tanah tersebut sudah selesai proses pematangan lahan dan bahkan sudah mempunyai sertifikat kepemilikan BDK Aceh. Jadi tinggal lagi menghadirkan gedung di tanah tersebut,” kata Salman.

Salman menambahkan, mantan menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Azwar Abubakar menjadi orang yang paling berjasa dalam melahirkan lembaga BDK di Provinsi Serambi Mekkah ini. Pada tahun 2013 BDK Aceh menjadi BDK ke-13 di Indonesia dan disusul BDK ke-14 di Papua.

Dalam kesempatan itu Salman juga menyampaikan pada tahun 2019, BDK Aceh akan mendiklatkan lebih dari 115 angkatan, di antaranya kediklatan untuk guru, kepala madrasah, penyuluh, dan ASN lainnya yang akan dimulai pada minggu keempat bulan Januari 2019.

“Tahun 2019 BDK Aceh juga akan mendiklatkan guru PAI yang mengajar di bawah jajaran Dinas Pendidikan Aceh. Saat ini jajaran di BDK Aceh sedang menyusun matriks diklat dengan harapan tetap menjaga mutu dan ketuntasan maksimal dalam pelaksanaan diklat,” kata Salman.[]

Editor : Ihan Nurdin

KOMENTAR FACEBOOK