Bupati Ramli Tegaskan Takkan Bela ASN Terlibat Korupsi

@aceHTrend/Sudirman

ACEHTREND.COM, Meulaboh – Bupati Aceh Barat Ramli MS meminta seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) agar lebih tulus dan amanah dalam setiap jabatan yang emban. Ia meminta seluruh pejabat tetap konsisten melayani masyarakat demi mewujudkan birokrasi yang bersih dan bebas korupsi.

Ramli MS menyampaikan itu saat melantik para pejabat eselon II, III, dan IV di Aula Setdakab Aceh Barat, Jumat sore (11/1/2019).

Ramli menegaskan pihaknya tidak akan membela atau melindungi siapa pun terutama ASN yang melanggar hukum atau terlibat tindak pidana korupsi.

Untuk itu, ia meminta seluruh pejabat sama-sama berkomitmen dalam melanjutkan pembangunan sesuai dengan visi-misi yang pernah ia janjikan kepada masyarakat Aceh Barat bila terpilih sebagai bupati.

“Tidak pernah ada perintah, baik dalam SK atau aturan mana pun yang membolehkan korupsi atau boleh menghancurkan rakyat. Maka saya tidak akan pernah membela satu pun manusia kalau melanggar hukum,” kata Ramli tegas.

Menanggapi isu yang belakangan ini beredar yang ia sebut sebagai isu ‘warong kopi’ terkait calo-calo proyek, Ramli mengaku sejak kecil sering menghadapi berbagai macam fitnah terhadap dirinya. Sebab ia menyadari setiap ide yang muncul dalam dirinya terkait pembangunan banyak memunculkan perlawan dari pihak-pihak tertentu yang merasa terganggu.

“Selama ini banyak terdengar di warung-warung kopi, ada calo kutip-mengutip uang dan muaranya adalah saya selaku bupati. Seolah-olah saya yang suruh. Padahal itu tidak benar sama sekali. Itu adalah fitnah,” kata Ramli MS.

Di akhir sambutannya, Ramli menegaskan agar setiap Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK) dalam menetapkan jadwal kegiatan jangan ada yang bersamaan dengan jadwal salat. Karena menurutnya itu bagian dari metode Yahudi yang masih tersisa.

“Jadwal kegiatan diatur agar tidak berbentrokan dengan jadwal salat. Ini yang terakhir saya ingatkan, ke depan jangan ada lagi metode Yahudi dalam pemerintahan. Kalau ada yang tak mengindahkan akan saya copot saat itu juga. Saya ulangi sekali lagi, di mana pun dinas yang melaksanakan acara bersamaan dengan waktu salat segera saya copot dari jabatannya,” kata Ramli.

Sebanyak 160 pejabat eselon II, III, dan IV di jajaran Pemkab Aceh Barat dimutasi. Selain mutasi dan rotasi, para pejabat yang dilantik sebagiannya juga mengisi sejumlah jabatan yang kosong. Prosesi pengambilan sumpah jabatan oleh Bupati disaksikan Kejari, Dandim, Kapolres, Sekda, dan Kepala Pengadilan Negeri Meulaboh.[]

Editor : Ihan Nurdin 

KOMENTAR FACEBOOK