Ma’had Al-Jami’ah UIN Ar-Raniry Wisuda 1.888 Mahasantri

ACEHTREND.COM, Banda Aceh – UPT Ma’had Al-Jami’ah dan Asrama Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh mewisuda 1.888 mahasantri Angkatan VI Gelombang I Tahun Akademik 2018/2019 di Auditorium Prof. Ali Hasjmy, Jumat malam (11/1/2019).

Kepala UPT Ma’had Al-Jami’ah UIN Ar-Raniry, Dr. Nurchalis Sofyan, MA, dalam sambutannya mengucapkan terimakasih kepada ustaz dan ustazah pembina asrama yang telah membina mahasantri dan juga memotivasi mereka untuk dapat menyelesaikan hafalan juz amma sebagai syarat kelulusan dari program Ma’had Al-Jami’ah.

Selain itu kata Nurchalis, Ma’had Al-Jami’ah telah melakukan placement test atau uji kemampuan membaca Alquran untuk mahasiswa angkatan 2018 sebagai seleksi penempatan di Asrama Ma’had Al-Jami’ah pada periode program asrama yang direncanakan ke depan.

“Kita sudah melaksanakan placement test Alquran bagi 5.688 mahasiswa angkatan 2018 dan hasilnya sangat memprihatinkan. Inilah fenomena keadaan mahasiswa dalam perbandingan yang mampu dan tidak mampu membaca Alquran,” katanya melalui siaran pers, Sabtu (12/1/2019).

Selanjutnya Dr. Nurchalis juga melaporkan bahwa perkembangan setoran hafalan Alquran dan keaktifan mahasantri di Ma’had Al-Jami’ah semakin berkembang, perkembangan tersebut tidak terlepas dari dukungan program studi yang ada di UIN Ar-Raniry.

“Kita juga mengharap dengan kegiatan zikir membaca Alquran yang dilakukan oleh mahasantri Ma’had Al-Jami’ah setiap malam dan subuh semoga mendapat berkah dari Allah Swt untuk kemajuan kampus UIN Ar-Raniry,” harapnya.

Sementara itu, Rektor UIN Ar-Raniry, Prof. H. Warul Walidin yang diwakili oleh Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Dr. Zaky Fuad dalam arahan dan sambutannya mendorong para mahasantri sebagai mahasiswa di UIN Ar-Raniry agar mengetahui sumber-sumber agama Islam. Ia juga berpesan agar mahasantri mampu menguasai soft skill atau bakat-bakat khusus untuk memudahkan kehidupan mereka setelah lulus dari UIN Ar-Raniry.

“Ijazah hanya sebagai sebuah alat kebahagiaan semata, bagaimana nasib UIN Ar-Raniry ke depan jika alumninya tidak memiliki soft skill untuk memudahkan kehidupan mereka,” katanya.

Zaki mengajak para dekan dan mahasantri untuk bekerja sama mencari solusi terhadap permasalahan pengetahuan agama, kebaikan akhlak, dan permasalahan skill yang terjadi di lingkungan mahasiswa UIN Ar-Raniry.

“Maka kita dituntut bekerja sama sehingga ke depan melahirkan alumni yang kuat dalam bidang keilmuan dan bagus dalam bidang akhlak,” katanya.[]

Editor : Ihan Nurdin

KOMENTAR FACEBOOK