Satu Rumah Terbakar di Punge Blang Cut

ACEHTREND.COM, Banda Aceh – Satu rumah tiga lantai milik Nurlita yang ditempati dua kepala keluarga di Lorong Family Gampong Punge Blang Cut Banda Aceh terbakar pada pukul 11.30 WIB, Minggu (13/1/2018). Kebakaran tersebut diperkirakan karena konsleting listrik.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Banda Aceh, M Nurdin, mengatakan empat unit pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadamkan api.

“Kita langsung bergerak pukul 11.35 WIB dengan mengerahkan empat armada. Alhamdulillah pukul 12.00 WIB api berhasil dipadamkan. Pemadaman juga dibantu oleh aparat Polsek Jaya Baru dan personel Polresta dan Koramil,” kata Nurdin melalui siaran pers yang diterima aceHTrend.

Salah satu anggota keluarga, Yafid menceritakan proses kebakaran sangat cepat. Api terlihat membesar hanya dalam waktu sekejap.

“Proses kebakaran sangat cepat, kobaran api tiba-tiba terlihat membesar. Alhamdulillah petugas cepat datang dan melakukan proses pemadaman sehingga rumah ini selamat,” ujar Yafid yang merupakan adik Nurlita.

Rumah tersebut mengalami kebakaran di bagian lantai dua. Kesigapan petugas dan dibantu sejumlah pihak berhasil memadamkan api hingga tidak merambat ke lantai satu dan bagian lantai tiga. Korban juga tidak harus mengungsi karena bagian rumah di lantai satu masih bisa digunakan.

Tiga jam kemudian Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman tiba di lokasi untuk menyerahkan bantuan masa panik.

Ikut hadir bersama Wali Kota, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Banda Aceh, M Nurdin, Kepala Dinsos Kota, Muzakir, Sekretaris Dinsos Kota, Dody Haikal, dan para pegawai Dinsos serta sejumlah petugas pemadam kebakaran yang masih siaga di lokasi. Hadir juga Camat Jaya Baru, Saiful Azhar dan Keuchik Punge Blang Cut, Armaya Surya dan masyarakat setempat.

Tiba di lokasi, Wali Kota ikut naik ke lantai dua meninjau bagian rumah tersebut yang rusak akibat lalapan api. Tampak Wali Kota berbincang-bincang dengan penghuni rumah dan ikut menghibur mereka.

“Saya baru mengetahui adanya kebakaran sekitar pukul 14.00 WIB tadi. Saya langsung instruksikan Dinsos untuk segera menyiapkan bantuan. Harus kita serahkan paling lambat pukul 15.00 WIB,” ujar Aminullah.

Menurut Wali Kota, bantuan berupa 40 item barang itu sangat dibutuhkan korban karena pasca musibah korban tidak dipusingkan dengan kebutuhan pokok.

Bantuan itu diharapkan dapat membantu meringankan beban korban, yakni lima jiwa dari dua KK yang menghuni rumah tersebut. Dari 40 item barang yang diserahkan, di antaranya beras, telur, minyak makan, kompor gas, tabung gas, selimut, pakaian hingga kebutuhan untuk salat seperti mukena dan sajadah.

“Kami bawa bantuan ala kadar, semoga dapat meringankan beban korban,” ujar Aminullah usai menyerahkan bantuan kepada Nurlita dan Nina.

Aminullah berharap, korban dapat diberi kekuatan dan kesabaran. Menurutnya musibah bisa datang kapan saja. Namun dari musibah manusia bisa memetik pelajarannya.

“Semoga diberi kekuatan dan ketabahan dari musibah ini. Musibah bisa datang kapan saja, namun kita bisa memetik pelajaran. Dengan musibah ini, misalnya kita bisa lebih berhati-hati dan selalu mengecek rangkaian listrik rumah kita,” ujar Aminullah.[]

KOMENTAR FACEBOOK