Mahasiswa Tuntut Janji Bupati-Wakil Bupati Aceh Singkil

ACEHTREND.COM, SINGKIL—Dianggap  Bupati danWakil Bupati Aceh Singkil Dulmusrid-Sazali, belum maksimal menunaikan janji-janjinya saat kampanye dulu,  puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Anti Korupsi (Alamp Aksi) menggelar unjuk rasa, Selasa (15/1/2019).

Aksi demontrasi yang digelar di dua tempat,  yaitu di Kantor DPRK dan Kantor bupati setempat dikawal aparat kepolisian dan anggota Satpol PP, sehingga demontrasi berjalan tertib dan lancar.

Alamp Aksi dalam orasinya menyampaikan, Aceh Singkil berubah yang pernah dijanjikan bupati dan wakilnya saat  mencalonkan dulu, belum bisa dipenuhi.

Malah, Aceh Singkil sekarang, kata pengunjuk rasa, semakin terpuruk menjadi salah satu daerah termiskin di Aceh.

Hardinata penanggung jawab aksi mengungkapkan, dulu saat kampanye, Dulmusrid-Sazali berjanji mengoptimalkan fungsi SKPK dan akan memecat pejabatnya jika lambat melakukan perubahan.

“Tapi sekarang sudah satu tahun lebih masa kepemimpinan Dulmusrid-Sazali, janji itu belum terealisasi,” tukas Hardinata.

Di samping itu, pihaknya juga menagih janji pemerintah untuk menindak perusahaan nakal yang mungkir terhadap kewajibannya.

“Usut juga dugaan pungli yang terjadi di Aceh Singkil terlebih pungli kedi naikan lingkungan aparatur,” kata Hardinata.

Mahasiswa juga berharap Pemerintah Singkil segera menuntaskan konflik yang pernah terjadi di Aceh Singkil tahun 2015.

Konflik itu sampai sekarang, kata Hardinata, masih berlarut-larut, tak kunjung selesai.

Dalam aksi unjuk rasa itu, seorang peserta serta-merta mengacungkan kertas berwarna merah sebagai isyarat bahwa Pemkab Aceh Singkil mendapat “kartu merah” dari mereka.

Usai menggelar orasi, Wakil Bupati Aceh Singkil Sazali menerima perwakilan para demonstran untuk berdialog.

Sebelum melakukan demonstrasi di kantor bupati, Alamp Aksi juga melancarkan aksi yang sama di kantor DPRK Aceh Singkil kawasan Kampung Baru, Singkil Utara.

Lalu, mereka berkompoi menaiki mobil dan sepeda motor menuju kantor bupati di Desa Pulo Sarok yang berjarak sekitar 20 km.[]

KOMENTAR FACEBOOK