Dua Bulan Tanpa Gaji, Ratusan Tenaga Kesehatan di RS Cut Nyak Dhien Unjuk Rasa

TUNTUT GAJI: Ratusan tenaga medis honorer di RSU Cut Nyak Dhien, Aceh Barat, Selasa (22/1/2019) melakukan unjuk rasa menuntut pembayaran gaji mereka yang sudah tidak dibayar selama dua bulan. (Sudirman/aceHTRend)

ACEHTREND.COM, Meulaboh- Seratusan tenaga medis honorer pada Rumah Sakit Umum Cut Nyak Dhien, Aceh Barat, Selasa (22/1/2019) melakukan aksi unjuk rasa di depan RS tersebut. Mereka menuntut pembayaran gaji yang sudah macet selama dua bulan.

Dalam aksi damai tersebut pendemo juga meminta pihak manajemen untuk membayarkan uang kerja malam serta disegerakan pembuatan SK.

Mainal Fitria, salah seorang tenaga honorer yang ikut aksi unjuk rasa tersebut mengatakan, sudah dua bulan mereka bekerja tanpa gaji. Penderitaan itu ditambah dengan kenyataan bahwa gaji malam yang seharusnya ikut mereka terima, juga nihil sama sekali. Luka itu ditambah dengan tak kunjungnya mereka mendapatkan SK. Padahal menjadi tenaga medis penuh resiko yang bisa menghampiri kapan saja.

“Kami ke sini menuntut rumah sakit segera membayar gaji kami selama dua bulan. Masak kami disuruh kerja lebih baik, gaji gak dikasih. Gaji malam pun gak keluar. Kedua, kami saat bekerja tanpa SK. Nanti kalau ada masalah bagaimana kami bertanggung jawab” kata Mainal Fitria.  

Pada kesempatan itu para pendemo ikut menyindir pihak manajemen bahwa rumah sakit bukan tempat pamer kekayaan dengan mobil. Rumah sakit adalah tempat memberikan pelayanan terbaik bagi pasien.

“Kalau tak ada uang, jual saja mobil dinas yang dibeli dari usaha rumah sakit, untuk membayar gaji honorer yang sudah tertunggak dua bulan,” kata dr. Said Fuadi, ahli bedah yang ikut berdemo.

dalam unjuk rasa itu, bukan hanya persoalan gaji yang disorot. Said Fuadi juga mengatakan pihak manajemen harus memperbaiki pelaksanaan manajemen yang saat ini awut-awutan. Dia menghimbau Direktur RSU Cut Nyak Dhien, kembali ke visi dan misi yang ditempel di papan informasi rumah sakit.

“Pikiran-pikiran kita di sini harus maju. Hal yang penting harus diutamakan. Salah satunya adalah memberikan penghasilan kepada tenaga medis secara berkesinambungan,” imbuhnya.

Direktur Rumah Sakit dr. HM. Furqansyah, menanggapi tuntutan para medis dan berjanji akan membayar gaji mereka dalam waktu dekat, “Kalau tidak ada kendala, Rabu (hari ini-red) gaji akan dibayarkan. Mohon bersabar” katanya.

Editor: Muhajir Juli