BKSDA Aceh Terima Gading Gajah Bunta dari Kajari Aceh Timur

ACEHTREND.COM, Banda Aceh – Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh, Sapto Aji Prabowo, menerima sepasang gading milik gajah jinak Bunta dari Kepala Kejaksaan Negeri Aceh Timur Abun Hasbullah Syamba.

Sepasang gading gajah tersebut merupakan barang bukti dalam kasus pembunuhan gajah terlatih Bunta di CRU Serbajadi, Aceh Timur bulan Juni 2018 lalu. Penyerahan berlangsung di Kantor BKSDA Aceh di Banda Aceh, Kamis (24/01/2019).

Penyerahan barang bukti gading ini merupakan salah satu amar putusan hakim Pengadilan Negeri Idi dalam kasus Bunta tersebut.

Kajari Aceh Timur kepada media menyampaikan, penyerahan gading masing-masing berukuran 148 cm dan 126 cm, serta potongan berukuran 46 cm, merupakan kelanjutan setelah terpidana yang terlibat pembunuhan Bunta atas nama Alidin dan Bakwan divonis masing-masing 4 tahun penjara dan denda 100 juta subsidair 6 bulan kurungan.

“Gading dapat dimanfaatkan untuk kepentingan pendidikan dan konservasi, serta bisa menjadi barang bukti lagi jika 2 orang DPO kasus Bunta dapat tertangkap,” kata Abun Hasbullah

Kepala Balai KSDA Aceh Sapto Aji Prabowo menyampaikan terima kasih dan penghargaan atas dukungan aparat penegak hukum di Aceh Timur dalam upaya memerangi kejahatan terhadap satwa liar dilindungi. Sapto berharap agar DPO yang belum tertangkap dapat segera tertangkap serta kasus-kasus pembunuhan gajah lainnya dapat terungkap.

Dalam kasus pembunuhan gajah Bunta ini, Direktur Jenderal KSDAE Wiratno, menyampaikan apresiasi secara tertulis kepada Kejari Aceh Timur, PN Idi dan Polres Aceh Timur, atas kecepatan pengungkapan serta vonis yang merupakan salah satu tertinggi di Indonesia dalam kasus pidana satwa liar.[]

Editor : Ihan Nurdin

KOMENTAR FACEBOOK