Warga Dusun Lubuk Paku Babahrot Keluhkan Transportasi Anak ke Sekolah

ACEHTREND.COM, Blangpidie – Wali murid Sekolah Dasar (SD) Negeri 12 Kecamatan Babahrot, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) yang berdomisili di Dusun Lubuk Paku (Kubang Gajah) Perumahan katd 40, Gampong Ie Mirah mengeluhkan transportasi anak-anak mereka untuk berangkat ke sekolah. Sebab, 70 persen murid SDN 12 Babahrot berasal dari Dusun Lubuk Paku.

“Tadi kita diundang oleh pihak sekolah untuk silaturahmi dengan guru dan wali murid di sana. Kemudian pihak wali murid menyampaikan ke kita terkait jauhnya jarak tempuh murid-murid SD yang berasal dari Dusun Lubuk Paku yang mencapai jarak lebih kurang 6 kilometer dari sekolah mereka,” ungkap Ketua Koalisi Barisan Guru Bersatu (KOBAR-GB) Abdya, Rusli, kepada aceHtrend, Kamis (24/1/2019).

Rusli menjelaskan, menurut keterangan yang dihimpun dari pihak sekolah, di tahun 2010 lalu murid-murid dari Dusun Lubuk Paku pernah disediakan bus oleh pemerintah daerah setempat. Namun, pada akhir 2011, bus tersebut tidak lagi dioperasikan.

“Kata mereka, dulunya pernah dioperasikan di tahun 2010, tetapi di akhir tahun 2011 bus itu berhenti dan mereka tidak tau apa penyebabnya,” kata Rusli.

Namun lanjut Rusli, pihak sekolah kini sudah mengajukan permohonan bus kepada pemerintah daerah untuk murid-murid SD dan SMP yang berada di Dusun Lubuk Paku.

“Tentunya kita berharap semoga pengajuan bus tersebut dapat diamini oleh pemda, sebab murid-murid di dusun terpencil itu sangat membutuhkan bus untuk bepergian ke sekolah,” harapnya.

Sementara itu, Kadis Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Abdya, Jauhari, saat dikonfirmasi aceHTrend lewat telepon seluler menjelaskan, pihak Disdikbud Abdya sudah melakukan koordinasi dengan Dinas Perhubungan terkait penyediaan transportasi di Dusun Lubuk Paku.

“Kita dari pihak disdik sudah melakukan koordinasi dengan pihak dinas perhubungan, nanti mereka akan meninjau kembali atau mensurvei terkait jarak tempuh dari Lubuk Paku ke sekolah. Yang pastinya, kalau keadaannya sangat mendesak, nanti kita akan manfaatkan mobil trans desa (Trandes) untuk keperluan murid-murid di sana. Artinya, penyediaan alat transportasi itu akan kita upayakan,” ujar Jauhari.[]

Editor : Ihan Nurdin

KOMENTAR FACEBOOK