Mualem Dikukuhkan sebagai Ketua KONI Aceh Periode 2018-2022

ACEHTREND.COM, Banda Aceh – H. Muzakir Manaf resmi menjabat kembali sebagai Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Aceh periode 2018-2022. Pria yang akrab disapa Mualem ini dikukuhkan langsung oleh Ketua Umum KONI pusat, Mayjen TNI (Purn) Tono Suratman, di Anjong Mon Mata Banda Aceh pada Sabtu malam.

Mayjen TNI (Purn) Tono Suratman dalam sambutannya mengucapkan selamat kepada Mualem yang kembali mengemban amanah sebagai Ketua KONI Aceh.  

Ia berharap agar Mualem kembali mengharumkan nama baik Aceh dengan meraih banyak prestasi di berbagai cabang olahraga. 

“Sinergisitas dan dukungan seluruh elemen merupakan modal utama dalam meningkatkan banyak prestasi dalam berbagai cabang olahraga. Untuk itu, saya kembali ucapkan selamat dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Mualem yang telah membangkitkan gairah dan nama baik KONI Aceh kembali,” ujarnya.

Sementara itu, Mualem dalam sambutannya juga berterima kasih banyak karena kembali dipercaya memimpin KONI Aceh. Menurutnya, kepercayaan yang diberikan pada periode sebelumnya telah dapat diemban dengan baik. Hal ini dapat dibuktikan dengan pencapaian yang gemilang pada ajang pra-PON 2015 dengan meraih 24 medali emas. 

“Begitu juga pada PON XIX tahun 2016 di Jawa Barat, di mana Aceh sukses mencatat sejarah baru dengan perolehan 8 medali emas. Dan kita berada pada peringkat 17 dari 34 provinsi peserta. Sebelumnya kita hanya memperoleh 3 medali emas dan berada pada peringkat 25 dari 33 provinsi peserta PON,” ujar Mualem.

Mualem mengatakan, capaian medali emas pada PON Jawa Barat adalah puncak prestasi Aceh sepanjang sejarah. Selain itu, ada capaian lain yang telah berhasil diraih oleh KONI Aceh periode 2014-2018. Adapun capaian yang dimaksud adalah sukses memenangkan bidding tuan rumah PON 21 tahun 2024. Menurutnya, dengan dukungan semua pihak, Aceh sudah siap menyelenggarakan dan sekaligus menyukseskan PON 2024 mendatang.

Pada kesempatan ini, Mualem menegaskan kepada para pengurus KONI Aceh yang baru saja dilantik, agar tidak puas dengan capaian-capain yang telah diraih pada periode sebelumnya. Pasalnya, kepengurusan KONI Aceh periode 2018-2022 mengemban tugas yang sangat berat sepanjang sejarah kepengurusan KONI Aceh yang pernah ada. Periode tersebut merupakan beban puncak kerja-kerja olahraga. Aceh. 

Agar beban kerja dapat dilaksanakan dengan sukses, tambah Mualem, dibutuhkan kerja sama yang baik seluruh elemen Aceh. Kerja sama itu perlu dibangun sekarang, baik antarsesama KONI Aceh, Pemerintah Aceh, DPR Aceh, KONI Kabupaten/Kota serta pihak terkait lainnya.

“Tahun ini kita akan segera menghadapi ajang Porwil Bengkulu dan Pra-PON 2019. Tahun 2020 di Papua nanti, masyarakat menuntut agar prestasi Aceh lebih meningkat dari PON sebelumnya. Begitu juga perhatian dan fokus kita pada persiapan menjadi tuan rumah PON ke-21 tahun 2024 nanti,” ujar Mualem.[]

Editor : Ihan Nurdin

KOMENTAR FACEBOOK