Teluk Surin Pusat KEK Barsela, Bupati Akmal: Kami Siap!

Bupati Akmal Ibrahim dan Wakilnya Muslizar MT (Foto : Fb Akmal Ibrahim)

ACEHTREND.COM, BLANGPIDIE – Rencana program Kawasan Ekonomi Khusus Berat-Selatan (KEK Barsela) Pemerintah Aceh terus bergulir.

Wacana Plt. Gubernur Aceh, Nova Iriansyah menjadikan Teluk Surin Abdya sebagai pusat KEK Barsela pun disambut antusias oleh Bupati Abdya, Akmal Ibrahim.

“Kami siap merespons rencana Pak Plt. Gubernur ini karena memang sedari awal Teluk Surin ini telah kami plot sebagai pusat Kawasan Industri Abdya, ” kata Akmal kepada aceHTrend, Senin (28/1).

“Jika di tingkat provinsi Pak Plt. Gubernur punya program KEK Barsela dengan rencana pusatnya juga di Teluk Surin, maka bak gayung bersambut, bagi kami Pemkab Abdya ini sangat klop dan sejalan,” tambah Bupati Abdya ini.

Akmal menyebut bahwa Teluk Surin sangat cocok dan layak dijadikan sebagai pusat KEK Barsela. Ada enam alasan yang diungkap Akmal mengapa Teluk Surin menjadi pilihan paling tepat untuk dijadikan pusat KEK Barsela yang kini tengah digerakkan programnya oleh Pemerintah Aceh.

Pertama, dari aspek kewilayahan, Teluk Surin Abdya persis berada di tengah kawasan barat selatan Aceh. Teluk Surin Abdya adalah pusat, akses terdekat dari dan ke semua wilayah kabupaten dan kota di pantai barat selatan, mulai dari Aceh Jaya hingga Singkil, dan juga akses terdekat ke dan dari Pulau Simelue melalui pelabuhan Labuhan Haji, Aceh Selatan. Abdya juga memiliki akses terdekat ke wilayah tengah melalui ruas jalan Babahrot-Terangon (Gayo Lues). Nilai lebih ini adalah faktor yang kelak akan sangat memengaruhi dan menentukan kelancaran roda operasional dan keberhasilan program KEK Barat Selatan dan koneksinya dengan Kawasan Strategis dan Khusus Dataran Tinggi Gayo Alas (KSK-DTGA)

Kedua, pelabuhan Teluk Surin masuk dalam Rencana Induk Pelabuhan Nasional (RIPN) sejak tahun 2014. Teluk Surin telah diproyeksikan oleh Pemerintah Pusat sebagai salah satu pelabuhan nasional baru di Sumatera, di samping Teluk Bayur di Sumatera Barat. Ketiga, pengembangan Teluk Surin sebagai pusat kawasan industri terpadu, telah masuk dalam RPJM 2018-2022 Kabupaten Abdya.

Keempat, di Teluk Surin, Pemkab Abdya telah menyediakan lahan seluas 745 ha yang diperuntukkan sebagai lokasi pembangunan pelabuhan ekspor impor dan pengembangan kawasan industri terpadu Abdya. Dengan persyaratan pusat KEK minimal adalah 500 ha maka dari aspek ketersediaan lahan sebagai syarat utama, Teluk Surin Abdya sudah sangat siap dan layak untuk dijadikan sebagai pusat KEK Barsela.

Kelima, Teluk Surin juga berada di dekat Bandara Kuala Batu, Abdya. Keberadaan bandara perintis ini tentu akan ikut menunjang keberhasilan prograk KEK Barat Selatan nantinya.

Keenam, kesiapan dokumen, komitmen program dan anggaran dari Pemerintah Kabupaten Abdya. Pemkab Abdya telah menyiapkan semua dokumen perencanaan dan pendukung pembangunan pelabuhan dan pengembangan kawasan industri Teluk Surin mulai dari Masterplan, Detail Enginering Design (DED), Rencana Anggaran Biaya (RAB), Feasibility Study (FS), AMDAL, hingga legalitas lahan. Aspek regulasi juga telah dan sedang diurus.

Sementara untuk infrastruktur, Pemkab Abdya sedang membangun akses jalan masuk ke Teluk Surin selebar 30 meter (dua jalur) dalam rangka mendukung program Teluk Surin sebagai pusat kawasan industri. Pada tahun anggaran 2019 ini Pemkab Abdya juga akan mengeksekusi beberapa program dan kegiatan terkait pengembangan pelabuhan Teluk Surin.

“Semua poin kesiapan Teluk Surin ini dan program-program yang selama ini kita laksanakan untuk pengembangannya sejalan dan sinambung dengan status Abdya sebagai pusat ATDC (Aceh Trade Distribution Center) wilayah barat selatan Aceh sebagaimana telah ditetapkan dalam RPJM Aceh Hebat 2018-2022, dan RTRW Aceh yang juga telah menetapkan Abdya sebagai pusat agro industri kawasan selatan Aceh. Jadi langsung klop,” pungkas Akmal.[]

KOMENTAR FACEBOOK