Besok, 14 Nelayan Aceh yang Terdampar di Myanmar Tiba di Aceh

    Duta Besar Indonesia untuk Myanmar Irjen Pol Iza Fadri didampingi Kepala Dinas Sosial Aceh Drs Alhudri MM

    ACEHTREND.COM, Banda Aceh – Pemerintah Aceh melalui Dinas Sosial Aceh memastikan bahwa 14 nelayan Aceh Timur yang terdampar di Myanmar akan tiba besok, Rabu 30 Januari 2019, sekira pukul 15.00 WIB di Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM) Aceh Besar.

    Hal itu diketahui saat Nova Iriansyah Alhudri menjamu dua Duta Besar Indonesia untuk Myanmar Irjen Pol Iza Fadri bersama Duta Besar Indonesia untuk Turkey Dr. Lalu Muhammad Iqbal yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Perlindungan Warga Negara Indonesia – Bantuan Hukum Indonesia (PWNI – BHI) pada Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI di salah satu Cafee di Lampineng, Banda Aceh.

    Dalam kesempatan tersebut Plt Gubernur, dan Kadis Sosial Aceh membahas mekanisme pemulangan serta penyerahan 14 nelayan Aceh Timur yang sempat terdampar ke perairan Myanmar tahun lalu.

    14 Nelayan Aceh Timur di Myanmar

    “Untuk tahap pertama, 14 Nelayan itu akan diterbangkan ke Aceh besok, Rabu 30 Januari 2019, dan diperkirakan akan tiba di Bandara SIM pada Pukul 15.00 WIB,” kata Alhudri usai jamuan tersebut.

    Menurut Alhudri, setiba di Aceh para nelayan tersebut akan diserahkan ke pihak Pemerintah Aceh oleh Duta Besar Indonesia untuk Myanmar.

    “Dari Kedutaan Besar Indonesia untuk Myanmar diserahkan ke Plt Gubernur, kemudian dari Plt Gubernur diserahkan ke Dinas Sosial Aceh yang akan diantar langsung ke Aceh Timur, jadi mohon doa dari masyarakat Aceh agar semuanya berjalan lancar,” ujar Alhudri.

    Dalam prosesi penyerahan 14 Nelayan tersebut, juga diundang seluruh anggota DPR Aceh dari Dapil Aceh Timur guna disaksikan serta mendengar langsung penjelasan dari pihak duta besar terkait nelayan Aceh tersebut.

    Adapun 14 nelayan Aceh Timur yang berhasil dibebaskan tersebut bernama Samidan, Nazaruddin, Jamaluddin M Nur, Darman, Sulaiman, Ependi, Rahmat Dani, Sapri, Sukri, Saipuddin, M. Rais, M. Akbar, Faturrahman, Umar Saputra.

    Sebelumnya, Duta Besar Republik Indonesia untuk Turki Dr. Lalu Muhamad Iqbal berkunjung juga berkunjung ke Dinas Sosial Aceh, Selasa (29/1/2019).

    Kedatangan kedua duta besar tersebut disambut langsung Kepala Dinas Sosial Aceh Drs H Alhudri MM bersama Sekretaris Devi Riansyah AKs MSi, Kabid Linjamsos Yusri S.Sos, Kabid Pemberdayaan Sosial, Iskandar S. Sos, Kepala UPTD Rumoh Seujahtera Jroh Naguna, Drs, Saifullah, dan Kasi Perlindungan Sosial Korban Bencana Sosial, Rohaya Hanum, SE, dan Tenaga Ahli Gubernur Aceh Fauzan Azima di ruang kerjanya Kepala Dinas Sosial Aceh.

    Kepada Dr.Lalu Muhammad Iqbal, Alhudri meminta agar dokumen atau bukti sejarah Aceh yang ada di Museum Turkey agar bisa dibawa pulang ke Aceh, mengingat bukti atau dokumen tentang sejarah Aceh masih cukup banyak di Turkey.

    “Saya berharap kepada pak Dubes agar bisa memfasilitasi kami untuk dapat memperoleh dokumen sejarah Aceh yang ada di Turkey, karena ini sangat penting dan bermanfaat bagi Aceh,” pungkas Alhudri.[]

    KOMENTAR FACEBOOK