Kepala BI Sebut KEK Arun Bisa Dongkrak 25% Pertumbuhan Ekonomi Aceh

Kepala Bank Indonesia Perwakilan Aceh Zainal Arifin Lubis @aceHTrend/Taufan Mustafa

ACEHTREND.COM, Banda Aceh – Kepala Bank Indonesia Aceh Zainal Arifin Lubis mengatakan, keberadaan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Arun bisa menjadi salah satu sumber pertumbuhan ekonomi Aceh ke depan.

Namun hal itu akan terwujud bila diimplementasikan sesuai rencana yang sudah disusun.

“Ini dapat mendongkrak pertumbuhan ekonomi Aceh sekitar 25 persen. Itu berdasarkan perhitungan Bank Indonesia. Namu beberapa kendala yang ada harus diselesaikan untuk bisa ke arah sana,” ujar Zainal Arifin Lubis kepada wartawan di Hotel Kyriad Muraya Banda Aceh, Selasa (29/1/2019).

Aceh kata dia, perlu melakukan langkah-langkah strategis dan fokus dengan menaruh perhatian lebih ke sektor pertanian dan perikanan. Hal ini harus didukung oleh sektor industri sehingga saling melengkapi dan tidak ada yang berdiri sendiri. Begitu juga dengan sektor pariwisata, sehingga multiplayer effect akan muncul dari semua aktivitas perekonomian tersebut.

“Pertanian dan perikanan harus menjadi perhatian, karena Aceh memiliki keunggulan di situ. Pertanian kita memiliki komoditas yang unggul di situ, seperti padi, nilam, serai wangi, pala, kopi, dan seterusnya. Kalau perikanan, kita punya pantai terluas nomor dua di Sumatra, dengan luas yang sangat besar, potensi alamnya juga sangat bagus untuk kegiatan pariwisata,” kata Arifin.[]

Editor : Ihan Nurdin

KOMENTAR FACEBOOK