Muslizar Sebut Kualitas Rumah Sakit Jadi Prioritas

ACEHTREND.COM, Blangpidie – Wakil Bupati Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), Muslizar MT menyebutkan, arah pembangunan kesehatan Indonesia pada RPJMN tahap III periode 2014-2019 adalah program Indonesia sehat dengan sasaran meningkatnya akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan masyarakat yang berkualitas.

Untuk meningkatkan pelayanan kesehatan yang berkualitas tersebut, rumah sakit merupakan salah satu fasilitas kesehatan yang wajib terakreditasi.

“Kewajiban kami selaku pemerintah tentunya mendukung, memotivasi, mendorong, dan memperlancar proses pelaksanaan akreditasi tersebut,” ungkap Muslizar pada pembukaan pelaksanaan survei verifikasi akreditasi RSUD Teungku Peukan Abdya, Rabu (30/1/2019).

Menurut Muslizar, pelayanan kesehatan di rumah sakit yang berkualitas, memegang peranan penting dalam meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap kinerja pemerintah sebagai pelayan publik, yang merupakan salah satu pilar dalam memenuhi tuntutan reformasi birokrasi. 

“Oleh karenanya, sektor kesehatan merupakan faktor penting dan menjadi salah satu prioritas dalam program kerja pemerintahan kami. Kami akan terus berupaya untuk memenuhi serta meningkatkan prasarana dan sarana, baik di puskesmas maupun rumah sakit umum, serta berbagai keperluan lainnya yang berkaitan dengan meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat,” ujarnya.

Dirinya berharap dengan adanya peningkatan akreditasi ini akan menambah motivasi RSUD Teungku Peukan untuk terus memperbaiki mutu, meningkatkan kinerja serta penerapan manajemen risiko yang dilaksanakan secara berkesinambungan, sehingga akan dapat mewujudkan indikator masyarakat Kabupaten Aceh Barat Daya sehat.

Selain itu katanya, peningkatan kualitas pelayanan juga dilaksanakan melalui peningkatan kompetensi sumber daya manusia, baik melalui diklat maupun peningkatan jenjang pendidikan pada tenaga medis dan nonmedis. Salah satunya dengan memberikan tugas belajar kepada dokter umum untuk melanjutkan pendidikan dokter spesialis ke berbagai institusi pendidikan kesehatan. Di samping itu, pihaknya juga berusaha mencukupi kebutuhan dokter melalui rekrutmen tenaga PNS dan tenaga kontrak.

“Beberapa program lain yang berkaitan dengan pelayanan kesehatan juga kami laksanakan, seperti Jampersal, BPJS, dan kecukupan gizi bayi. Kegiatannya dilakukan melalui penyuluhan kesehatan, peningkatan pelayanan posyandu, serta pemantauan kunjungan K1 dan K4 pada ibu hamil. Hal ini dilakukan untuk menurunkan angka kematian pada ibu dan menghindari masalah gizi buruk  pada anak,” paparnya.

Berkaitan dengan akreditasi RSUD Teungku Pekan, pihaknyan telah berupaya semaksimal mungkin dengan memplotkan anggaran yang cukup besar untuk sektor kesehatan. Atas nama Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya, pihaknya akan selalu siap dan berkomitmen untuk melaksanakan berbagai persyaratan yang wajib dipenuhi untuk memenuhi ketentuan yang telah ditetapkan.

“Kami berharap dengan upaya yang telah kami lakukan selama ini, tim survei verifikasi akreditasi dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI dapat memberikan penilaian yang terbaik untuk RSUD Teungku Peukan yang menjadi kebanggaan masyarakat Aceh Barat Daya ini, dan kami juga berharap rumah sakit ini mendapat status akreditasi yang lebih baik sesuai dengan harapan masyarakat Abdya selama ini,” harap Muslizar.[]

Editor : Ihan Nurdin

KOMENTAR FACEBOOK