Pria Setengah Abad Dibekuk Polisi karena Kepemilikan 183 Bungkus Ganja Siap Edar

Kapolres Abdya AKBP Moh Basori SIK (tengah) yang didampingi Kabag Ops Haryono dan Kasat Narkoba Polres Abdya, Iptu Mahdian Siregar sedang memperlihatkan barang bukti narkotika hasil penyitaan dari tersangka MY bin Bacah (50). @acehtrend/Masrian Mizani,


ACEHTREND.COM, Blangpidie – Satresnarkoba Polres Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) berhasil menyita barang bukti sebanyak 183 bungkus ganja dari tangan tersangka MY (50) warga Alue Ramboet, Kecamatan Jeumpa, Abdya sekitar pukul 11.00 WIB, Senin (28/1/2019).

Kapolres Abdya, AKBP Moh Basori SIK dalam konferensi pers, Rabu (30/1/2019) menjelaskan, penyitaan barang bukti serta penangkapan tersangka MY berawal dari hasil pengembangan kasus narkoba sebelumnya.

Dalam kasus itu, Satresnarkoba berhasil mengamankan tersangka ZK alias Ogek warga Gampong Babah Lhueng, Kecamatan Blangpidie pada 16 Januari 2019 lalu.

Atas pengembangan tersebut, tim Opsnal Satresnarkoba yang dipimpin langsung oleh Kasat Narkoba Iptu Mahdian Siregar kemudian melakukan penyelidikan terkait keakuratan informasi tersebut. Setelah berbagai informasi didapatkan, kemudian tim langsung melakukan penggeledahan di rumah tersangka MY.

Dari penggeladahan tersebut, mereka berhasil menyita barang bukti berupa 183 bungkus ganja siap edar yang dimasukkan ke dalam dua ember warna abu-abu. Kemudian, tim juga berhasil mengamankan satu ember daun ganja kering yang belum siap dibungkus oleh tersangk MY.

“Selain itu, tim Opsnal Satresnarkoba juga menyita satu buah pisau berbentuk pistol, dua buah pisau rencong, satu unit HP Android merek Bellphone serta uang tunai sebesar Rp 452 ribu,” ungkapnya.

Basori menyebutkan, barang bukti narkotika jenis ganja tersebut ditemukan pihaknya di dalam kamar mandi dan dapur rumah tersangka. Saat dilakukan interogasi, MY mengakui barang haram tersebut benar miliknya. Atas pengakuannya, tersangka MY dan barang bukti tersebut langsung diamankan ke Mapolres Abdya guna dilakukan penyelidikan lebih lanjut.

“Yang bersangkutan bersama barang bukti langsung kita amankan di hari itu juga. Atas perbuatanya, tersangka dijerat dengan Pasal 112, 124 dari Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman minimal 4 tahun maksimal 20 tahun kurungan atau denda minimal Rp1 miliar, maksimal Rp10 miliar,” ujarnya.[]

Editor : Ihan Nurdin

KOMENTAR FACEBOOK