Bukan Hanya Makanan, Sikap Orang Aceh Juga Harus “Halal”

Kabid Pemasaran Pariwisata Disbudpar Aceh, Rahmadhani Sulaiman. (Yelli Sustarina/aceHTrend)

ACEHTREND.COM- Banda Aceh- Wisata halal yang sedang digalakkan oleh Pemerintah Aceh bukan hanya menyediakan makanan halal, tapi juga harus dibarengi dengan sikap dan etika rakyat Aceh yang juga harus ramah kepada pelancong, baik yang muslim maupun non muslim.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Bidang Pemasaran Pariwisata, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh Ramadhani Sulaiman, Kamis (31/1/2019) kala memberikan sambutan pada seminar: Wisata Halal untuk Keluarga, di Grand Arabia Hotel, Blang Padang, Banda Aceh.

Untuk itu dia berpesan dalam rangka memajukan wisata halal, tidaklah harus ditempuh dengan menghalalkan berbagai cara. Bahkan ia mengatakan, konsep wisata halal sebenarnya sangat sederhana . Yaitu dengan mengedepankan prinsip-prinsip halal dimulai dari keluarga.

“Jadi wisata halal bukan sekedar jargon. Tapi harus dimanivestasikan ke dalam tindakan yaitu menyediakan makanan halal, fasilitas yang baik serta sikap yang membuat wisatawan merasa nyaman dan terlindungi kala berkunjung ke Aceh,” ujarnya.

Ramadhani juga mengatakan, perlakukan yang baik terhadap wisatawan, bukan hanya untuk pelancong muslim, tapi juga kepada non muslim yang berkunjung ke Aceh.

“Semoga saja dengan perlakukan kita yang baik, tergugah hatinya untuk masuk Islam. Jikalau tidak sampai ke sana, minimal nama Aceh tidak tercoreng dan dia punya kesan yang baik terhadap daerah kita,” katanya.

Editor: Muhajir Juli



KOMENTAR FACEBOOK