Muhammad Haykal Jabat Ketua Umum Masyarakat Aceh-Turki

ACEHTREND.COM, Ankara – Ikatan Masyarakat Aceh-Turki (IKAMAT) telah menyelenggarakan musyawarah tahunan atau duek pakat. Acara ini berlangsung di KJRI Istanbul pada Sabtu (26/1/2019).

Dalam duek pakat tersebut, forum memilih Muhammad Haykal sebagai Ketua Umum IKAMAT perioder 2019-2020. Menggantikan ketua sebelumnya, yakni Darlis Aziz yang menjabat pada periode 2018-2019.

Proses pemilihan yang dipimpim oleh Tuha Peut IKAMAT, Muhammad Riza Muarrif, muncul tiga kandidat, yaitu Muhammad Haykal, Taufiq Kurniawan yang sebelumnya sempat menjadi Plt Ketum IKAMAT, dan Qasmir Ramadhan.

“Namun, dalam musyawarah lanjutan nama Muhammad Haykal terpilih menjadi Ketua IKAMAT periode 2019-2020. Haykal yang periode sebelumnya merupakan Koordinator IKAMAT Istanbul merupakan mahasiswa Double Degree Jurusan Studi Islam dan Sejarah di Istanbul Sehir University,” ujar Muhammad Riza Muarrif kepada aceHTrend melalui siaran pers, Jumat (1/2/2019).

Sementara itu, Muhammad Haykal berkomitmen untuk melanjutkan kegiatan-kegiatan positif yang selama ini diselenggarakan IKAMAT. Haykal juga menyatakan saat ini IKAMAT akan lebih fokus pada kegiatan-kegiatan internal yang dapat mempererat hubungan antarmahasiswa baru dan mahasiswa senior sehingga bisa diharapkan regenerasi pada tubuh IKAMAT sendiri.

Haykal sendiri mengaku bahwa selama ini IKAMAT lah tempat ia belajar berorganisasi. Oleh sebab itu, selain melanjutkan kegiatan bersifat eksternal antarlembaga, kegiatan internal sungguh signifikan demi keberlangsungan organisasi.

“IKAMAT membuka pintu seluas-luasnya dan siap membantu seluruh pihak di Aceh yang hendak menghubungkan institusinya dengan pihak-pihak di Turki. Kita ingin menjadi jembatan penghubung antarbudaya,” ujar Haykal.

IKAMAT merupakan organisasi kekeluargaan satu-satunya yang dimiliki masyarakat Aceh di Turki. Paguyuban ini telah berdiri sejak tahun 2011 dan banyak melakukan terobosan dan sentuhan dengan pihak Turki demi mempererat hubungan persaudaraan Aceh-Turki.[]

Editor : Ihan Nurdin

KOMENTAR FACEBOOK