Dinas Dayah Tertibkan Aset Empat Dayah Perbatasan di Aceh

ACEHTREND.COM, Medan – Dinas Pendidikan Dayah Aceh kemarin melakukan pertemuan dengan pihak manajemen PT Socfindo Indonesia di Kantor Pusat Socfindo Indonesia di Kota Medan, Sumatera Utara, Kamis (7/2/2019).

Kepala Dinas Pendidikan Dayah Aceh Usamah El Madny mengatakan, pertemuan itu dalam rangka membicarakan proses penyerahan tanah seluas 5 hektare milik PT Socfindo Indonesia kepada Dayah Perbatasan Manarul Islam Kabupaten Aceh Tamiang. Pasalnya, selama ini status tanah kompleks Dayah perbatasan tersebut masih dimiliki PT Socfindo Indonesia.

“Dalam beberapa bulan terakhir ini, kita terus mengonsolidasikan tertib aset empat dayah perbatasan Aceh. Keempat dayah itu, yakni Dayah Perbatasan Manarul Islam Aceh Tamiang, Dayah Perbatasan Darul Amin Aceh Tenggara, Dayah Perbatasan Safinatussalamah Aceh Singkil, dan Dayah Perbatasan Minhajussalam Kota Subulussalam,” ujar Usamah El Madny kepada AcehTrend, Jumat (8/2/2019).

Usamah mengatakan, selama sepuluh tahun terakhir ini aset tanah di keempat dayah perbatasan tersebut masih berstatus milik aset pemerintah kabupaten/kota setempat. Sedangkan aset tanah Dayah Perbatasan Manarul Islam, Kabupatan Aceh Tamiang tercatat atas nama PT Socfindo Indonesia.

Sesuai dengan arahan Plt Gubernur Aceh, tambah Usamah, Dinas Pendidikan Dayah Aceh diminta segera menyelesaikan persoalan aset tersebut. Hal ini bertujuan agar dikemudian hari setiap anggaran yang dialokasikan kepada empat dayah tersebut sesuai ketentuan berlaku.

Dalam hasil pertemuan itu, Usamah mendapat konfirmasi menggembirakan dari Manajemen PT Socfindo Indonesia. Pasalnya, kata Usamah, dalam waktu singkat ke depan, PT. Socfindo akan segera melepaskan areal seluas 5 hektare tersebut untuk menjadi aset Pemerintah Aceh.

Usamah menambahkan, kabar gembira terkait aset dayah perbatasan juga datang dari Pemkab Aceh Tenggara. Hari ini, Pemkab Aceh Tenggara akan menyerahkan sertifikat tanah Dayah Perbatasan Darul Amin Aceh Tenggara kepada Pemerintah Aceh.

“Kami sedang menuju Kutacane dari Medan. Begitu juga Kabupaten Aceh Singkil dan Kota Subulussalam juga telah mengonfirmasi dalam waktu dekat ini akan segera menyerahkan aset dayah perbatasan di wilayah itu,” ujar Usamah El Madny.[]

Editor : Ihan Nurdin

KOMENTAR FACEBOOK