Begini Proses Pernikahan di Masjid dan KUA

ilustrasi

ACEHTREND.COM, Banda Aceh – Meskipun menikah di Kantor Urusan Agama (KUA) biayanya hanya Rp0, tetapi banyak pasangan yang memilih menikah di masjid karena berbagai pertimbangan. Bahkan, kini sudah jarang ada pasangan yang menikah di rumah.

Secara administrasi, menikah di KUA atau di masjid tetaplah sama. Para pengantin hanya diminta mempersiapkan berkas-berkas nikah, seperti pas foto, salinan KTP, KK, akta kelahiran, dan ijazah terakhir.

Baca: Motivasi Milenial Menikah di Masjid, Mulai dari Kaul Orang Tua hingga ‘Usaha Lebih’ untuk Menikah

Yang berbeda hanya pada biaya yang harus dikeluarkan oleh pasangan pengantin. Hal ini diakui oleh pasangan muda Wildan Sirna dengan Harry Munthadhir yang menikah pada 14 Mei 2017 di Masjid Raya Baiturrahman. Ia harus mengeluarkan sejumlah biaya administrasi.

“Untuk KUA Rp600.000, masjid Rp500.000. Itu belum termasuk amplop bagi petugas KUA yang hadir,” ujar Wildan kepada AceHTrend, Kamis (8/2/2019).

Namun proses mendaftar pernikahan di Masjid Raya menurut Wirna sangat mudah.

“Tinggal datang, bila ada jadwal yang kosong langsung di-keep. Namun, jadwal inilah yang susah karena saking banyaknya orang yang melangsungkan pernikahan di Masjid Raya,” ujar Wildan yang bekerja sebagai staf Unit Transfusi Darah (UTD) PMI Banda Aceh.

Hal yang sama juga diungkapkan oleh vokalis grup band Apache13, Nazar Shah Alam.

“Persyaratan untuk menikah di Masjid Raya Baiturrahman sangat mudah, cuma persyaratan administratif. Kelengkapan surat dari KUA Kecamatan Baiturrahman dan rujukan dari KUA asal kedua mempelai. Itu  semua diarahkan oleh pihak Masjid Raya. Untuk biaya hanya Rp500 ribu ditambah sumbangan seikhlasnya pada hari pernikahan,” ujar Nazar.

Meskipun persyaratannya mudah, para pengantin yang hendak menikah di Masjid Raya haruslah melapor jauh-jauh hari.

“Saya melapor empat bulan sebelum jadwal pernikahan yang ditetapkan. Itu pun jadwalnya sudah terisi penuh. Untung masih ada satu dua ruang kosong yang nggak jauh beda dari rencana yang ditetapkan,” kata Nazar kepad aceH Trend, Kamis (8/2/2019).[]

Editor : Ihan Nurdin

KOMENTAR FACEBOOK