Tabrak Pemotor Hingga Meninggal Dunia, Warga Paya Lipah Terancam Hukuman Mati

ACEHTREND.COM,Bireuen- Dipicu lecutan emosi karena mobil L 300 BL 8386 NP, diberhentikan paksa oleh Amrizal (40) warga Jangka Mesjid, Jangka, Fakri (53) warga Paya Lipah, Peusangan, menabrak Amrizal hingga meninggal dunia, Minggu (10/2/2019) di pengkolan dekat jembatan Gampong Kubu, Peusangan Siblah Krueng.

Kasat Reskrim Polres Bireuen Iptu Eko Rendi Oktama, SH., Minggu malam, menjelaskan peristiwa yang berujung penghilangan nyawa secara sengaja itu terjadi pada pukul 14.30 WIB.

Ia menjelaskan, awal dari petaka kemanusiaan itu dipicu oleh upaya Amrizal yang menghentikan paksa mobil yang disopiri oleh Fakri, dengan cara menghadang mobil itu. Begitu mobil berhenti Amrizal yang menggunakan motor Honda Supra BL 3243 UL, mendekat ke mobil sembari meminta Fakri untuk turun.

Kala Amrizal mencoba meminta Fakri turun dari mobil, Fakri malah tancap gas sembari menabrak korban hingga terpelanting ke jalan. Tidak sekedar itu, Fakri juga melindas tubuh korban, dan selanjutnya melarikan diri. Beberapa waktu kemudian dia menyerahkan diri ke Polsek Peusangan.

Warga setempat yang melihat peristiwa itu, segera melarikan Amrizal ke Rumah Sakit umum dr. Fauziah. Tapi maut lebih cepat bergerak. Di rumah sakit, yang bersangkutan meninggal dunia.

“Insiden itu dipicu sengketa di jalan. Amrizal mencoba menghentikan mobil itu. Tapi belum sempat mereka bicara, Fakri tancap gas dan menabrak Amrizal dan kemudian melindasnya,” terang Rendi.

Saat ini, tambah Rendi, pelaku sudah ditahan oleh polisi dan sedang menjalani pemeriksaan. Fakri dibidik dengan Pasal 338 KUHP jo Pasal 340. “Hukumannya 15 tahun sampai hukuman mati,” jelasnya.

KOMENTAR FACEBOOK