Lazimu Aceh Gelar Rakorwil se Aceh

    ACEHTREND.COM, Banda Aceh-Lembaga Amil Zakat Infaq dan Shadaqah Muhammadiyah Aceh (Lazismu Aceh) melaksanakan rapat koordinasi wilayah (Rakorwil) se Aceh yang dipusatkan di Kota Banda Aceh. Kegiatan tersebut digelar pada 9 sampai 10 Februari 2019.

    Ketua Badan Eksekutif Lazismu Aceh, Ikbal Ramzani P, mengatakan, kegiatan tersebut bertujuan untuk menertibkan pedoman dan buku panduan Lazismu untuk mencerminkan sebuah lembaga modern dalam mengelola dana masyarakat secara tertib, administratif, transparan, dan akuntabel.

    “Rakorwil Lazismu Aceh ini diikuti oleh Lazismu kantor daerah dan kantor layanan yang tersebar di kabupaten /kota se Aceh.” Kata Ikbal.

    Menurut Ikbal, ada tiga rangkaian kegiatan yang diselenggarakan diantaranya adalah Rakor Lazismu se Aceh untuk menghadapi Audit eksternal oleh akuntan publik, rapat kerja Lazismu se Aceh, dan Pelatihan singkat aplikasi laporan keuangan.

    “Kita berharap dengan kegiatan ini terwujudnya konsolidasi laporan keuangan Lazismu se Aceh dan terbentuknya strategi penghimpunan ZIS yang optimal serta terwujudnya manajemen keuangan Lazismu yang transparan dan akuntabel,” kata pemuda asal Sangkalan, Abdya tersebut.

    Sementara itu ketua Lazismu Aceh Tarmizi Gadeng mengatakan, pasca Rakor Nasional Lazismu se Indonesia di Yogyakarta pada 7 sampai 9 Desember 2018 lalu.

    “Lazismu semakin meningkatkan upaya untuk melengkapi diri dengan perangkat yang dapat menjamin peningkatan kualitas layanan sebagai lembaga amil zakat nasional yang memperoleh kepercayaan publik dalam mengelola dana zakat, infaq, shadaqah dan wakaf ummat islam.” Jelas Ketua Lazismu Perwakilan Aceh tersebut.

    “Untuk tahun 2019 Lazismu Aceh ditetapkan sebagai salah satu perwakilan Lazismu yang akan diaudit keuangannya bersama-sama dengan Lazismu Kalimantan Barat, Lazismu Kalimantan Selatan, Lazismu Kalimantan Timur dan Lazismu Sulawesi Selatan melalui Surat Instruksi Lazismu Pusat Nomor 001.BP/ INS/I.1/E/2019, tanggal 3 Januari 2019 dengan perihal Instruksi Persiapan Audit KAP,” tutup Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah Aceh itu.
    []

    KOMENTAR FACEBOOK