Dana Desa di Pidie Harus Pro Lingkungan Hidup

Bupati Pidie Roni Ahmad atau Abusyik

ACEHTREND.COM, Sigli-Bupati Kabupaten Pidie Roni Ahmad menginstruksikan kepada seluruh geuchik di kabupaten Pidie, untuk mengalokasikan Dana Desa pada sektor pelestarian lingkungan hidup.

Hal itu disampaikan Abu Syik dalam sambutannya di acara penyerahan DIPA Dana Desa di Aula Kantor Bupati. Selasa (12/2/2019).

Abu Syik mengatakan, pada akhir tahun lalu, ia yang diwakili oleh Wakil Bupati, Pidie diundang ke Polandia untuk memaaparkan pemanfaatan dana gampong untuk lingkungan hidup. Oleh karena itu ia menghimbau agar seluruh gampong untuk mengalokasikan Dana Desa untuk pelestarian lingkungan gampong.

“Tidak perlu banyak tapi terprogram dan terarah. Dan untuk ini saya minta para camat agar mengevaluasi setiap APBG di masing-masing gampong”, ujar Abu Syik.

Abu Syik menyarankan, setiap gampong menyiapkan anggaran minimal untuk menanam pohon yang khas, tanaman buah yang memiliki nilai ekonomi dan tanaman yang bermanfaat untuk konservasi. Tanaman itu bisa ditanam di setiap rumah masyarakat, di meunasah, di kebun-kebun umum. Sehingga kedepan bisa dinikmati hasilnya oleh masyarakat.

“Begitu juga untuk pengelolaan sampah, pembersihan aliran got atau selokan. kita menginginkan gampong yang kokoh, masyarakatnya pintar dan sehat, hal itu dapat dicapai dengan lingkungan yang bersih dan sehat.

Abu Syik juga menekankan tentang pelibatan masyarakat dalam musyawarah mengusulkan program di setiap alokasi Dana Desa. Serta administrasi pertanggung-jawabannya yang harus sesuai dengan peruntukan.

Sebagai informasi, jumlah total dana transfer tahun ini untuk Kabupaten Pidie adalah : Rp. 612.780.329.046., yang tertinggi Gampong Mane Rp. 1.900.659.000., dan yang terendah Gampong Bayu Teubeng sebesar Rp.689.933.000.

Laporan: Ilhami

Editor: Muhajir Juli

KOMENTAR FACEBOOK