Ilham Akbar di Mata Kolega (1)

ACEHTREND.COM, Bireuen-Ilham Akbar, Ketua Umum Poros Muda Aceh (PMA) yang kini turut maju sebagai salah seorang calon anggota legislatif untuk DPRA mewakili dapil Bireuen, merupakan sosok organisatoris, yang walaupun baru berkibar melalui PMA, tapi memiliki bakat yang luar biasa dalam hal kepemimpinan.

Hal ini diakui oleh Muhammad Nazar (33) pemuda Gampong Lingka, Kuta, Kecamatan Gandapura, yang dimintai pendapatnya oleh aceHTrend, Rabu (13/2/2019).

Menurut Nazar, sejak ia mengenal Ilham Akbar kala bergabung dalam Poros Muda Saifannur pada Pilkada Bireuen 2017, sosok sang ketua memang sangat low profile. Sikapnya yang santun, mengayomi serta menghargai ragam perbedaan, membuat ia nyaman bersama sang pengusaha muda itu.

Hubungan yang dibangun oleh Ilham pun, tidak sekedar untuk kepentingan pilkada saja. Terbukti, begitu Saifannur-Muzakkar terpilih sebagai Bupati dan Wakil Bupati Bireuen, Ilham tak lantas membubarkan Poros Muda. Justru oleh Ilham, lembaga itu dinaikkan statusnya menjadi organisasi kepemudaan dengan nama Poros Muda Aceh.

Saat itulah, Nazar berpikir bahwa para anggota Poros Muda tidak sekedar dijadikan alat politik sementara, tapi memang ada keinginan besar dari Ilham untuk menghimpun para pemuda dalam satu wadah yang sama rasa, setara serta memiliki cita-cita untuk bangkit bersama.

Begitupun ketika Ilham berencana hendak maju sebagai caleg DPRA. Alumnus STM Bireuen itu mengajak pengurus Poros Muda untuk bermusyawarah.

“Musyawarah itu bukan bertujuan agar beliau otomatis kami dukung. Tapi Bang Ilham menanyakan apakah ia pantas untuk maju? Apakah teman-teman Poros mendukung? ” kata Nazar.

Ilham Akbar (Ist)

Menurut Nazar, Ilham adalah salah seorang anak muda Bireuen yang pantas mendapatkan dukungan dari kaum muda. Ini bukan karena Nazar sebagai Ketua PMA Gandapura, sehingga berpendapat demikian, tapi memang Ilham punya kapasitas dan juga memiliki integritas.

“Ini bukan karena saya sebagai ketua PMA Gandapura. Buktinya selama setahun semenjak PMA didirikan, kami tetap solid. Ini adalah bukti bahwa Bang Ilham mampu mengelola organisasi dengan baik. Ia peduli kepada anggota, sehingga kami pun tidak bercerai-berai usai pilkada kemarin,” ujar Nazar.

Lalu, bagaimana tanggapan pemuda non anggota PMA? Nazar mengatakan bahwa banyak pemuda yang bergabung membantu pemenangan. Kenapa mereka bergabung, karena Ilham memang memiliki track record yang jelas.

“Kami tentu menyampailan siapa Bang Ilham kepada mereka. Alhamdulillah respon mereka bagus dan bersedia bergabung untuk membantu kerja pemenangan. Ya, semoga saja apa yang kami lakukan ke depan berguna untuk kita semua. Intinya dengam adanya Bang Ilham di Parlemen Aceh, anak muda Bireuen akan lebih diperhatikan,” imbuh Nazar.(*)

KOMENTAR FACEBOOK