Pengendara Keluhkan Jalan Berlubang di Jalan Nasional Abdya

Salah satu lubang di jalan nasional di Abdya. @acehtrend/Masrian Mizani.

ACEHTREND.COM, Blangpidie – Hamdi, salah seorang pengendara roda dua yang melintasi kawasan Kecamatan Setia dan Kecamatan Tangan-Tangan Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) menyampaikan keluhannya terkait jalan rusak di kawasan tersebut.

Menurut Hamdi, ada beberapa titik di ruas jalan yang dilaluinya berlubang dan sangat membahayakan bagi pengendara.

“Kalau kita lihat memang sangat membahayakan para pengendara yang melintas jalan nasional, ini,” ungkapnya kepada awak media, Selasa, (19/2/2019).

Hamdi menyebutkan, jika kawasan tersebut sedang diguyur hujan, kondisi lubang itu akan dipenuhi air, sehingga bisa saja membuat pengendara terperosok.

“Jika tidak hati-hati pasti akan jatuh korban, apalagi saat diguyur hujan di malam harinya, tentu sangat berbahaya, bagi pengendara,” jelasnya.

Hamdi berharap, sebelum adanya jatuh korban, ia berharap kepada pihak Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat agar segera memperbaiki lubang di jalan nasional di Kabupaten Abdya.

“Kondisinya cukup memprihatinkan meski kerusakan tidak terlalu dalam sekali. Artinya, lubang-lubang itu, sangat membahayakan pengendara, apalagi letak lubang tersebut persis di tikungan,” katanya.

Secarah terpisah, Koordinator Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Wilayah 11, Alfian Helmi, kepada awak media mengatakan, pihaknya telah terjun dan meninjau langsung lokasi lubang di jalan nasional yang ada di Abdya.
“Kita telah terjun ke lapangan, memang ada dan tahun ini akan segera kita perbaiki,” paparnya.

Namun katanya, untuk sementara waktu material untuk menangani masalah tersebut masih dalam tahap koordinasi. Namun, jika dalam waktu dekat bahannya tidak tersedia, pihaknya akan segera mencari solusi lain.

“Insyaallah akan kita perbaiki, tapi karena memang material belum ada, kemungkinan besar lubang-lubang tersebut kita cor saja,  bahkan ada sebagian lubang yang telah kita perbaiki sebelumnya,” pungkas Alfian.[]

Editor : Ihan Nurdin

KOMENTAR FACEBOOK